kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Target Perang Israel di Iran Lebih Cepat dari Jadwal


Selasa, 10 Maret 2026 / 16:32 WIB
Target Perang Israel di Iran Lebih Cepat dari Jadwal
ILUSTRASI. Militer Israel (REUTERS/Shir Torem)


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  PARIS. Israel mengaku lebih cepat dari jadwal yang ditetapkan dalam mencapai target operasinya terhadap Iran.

Hal ini diungkapkan Duta Besar Israel untuk Prancis, Joshua Zarka, pada Selasa (10/3/2026), yang menekankan bahwa tujuan operasi ini bukan hanya soal program nuklir Iran, tetapi juga untuk melemahkan pemerintah Iran sehingga rakyatnya bisa menentukan masa depan sendiri.

“Ketika ditanya soal durasi perang ini, kami bilang hanya beberapa minggu. Itu belum berubah,” ujar Zarka kepada BFM TV. “Kami sudah berada di depan jadwal untuk mencapai target perang kami.”

Baca Juga: Turki: Sistem Patriot AS Dikerahkan untuk Perkuat Pertahanan Udara Saat Perang Iran

Zarka, yang sebelumnya menjadi diplomat utama Israel untuk Iran, menyebutkan bahwa sasaran Israel meliputi kemampuan Iran untuk melakukan serangan di luar wilayahnya.

Israel juga menyoroti pengangkatan Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi baru Iran. “Jika dia mengikuti posisi ayahnya, dia juga akan masuk daftar yang harus dieliminasi,” katanya.

Selain itu, Israel juga melancarkan operasi besar terhadap kelompok Hezbollah yang didukung Iran, menyusul serangan kelompok itu ke wilayah Israel. 

Baca Juga: Trump: Perang Iran Bisa Berakhir Jika Militer dan Pemimpin Teheran Hancur

Meski pemerintah Lebanon menyatakan ingin melakukan negosiasi langsung untuk menghentikan konflik, Zarka menegaskan bahwa Hezbollah belum dilucuti senjatanya.

“Saat ini, saya tidak mengetahui adanya keputusan untuk masuk ke negosiasi mengakhiri perang ini,” ujar Zarka. “Yang bisa mengakhirinya adalah pelucutan senjata Hezbollah, dan itu adalah pilihan pemerintah Lebanon.”


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×