kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Dumping, produk baja China & Taiwan kena tarif 25%


Kamis, 26 Maret 2015 / 11:37 WIB
ILUSTRASI. Mata uang digital kripto: Litecoin, Dogecoin, Bitcoin, Ethereum, Shiba. (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Fitri Nur Arifenie | Editor: Uji Agung Santosa

BRUSSELS. Uni Eropa mengenakan tarif setinggi 25,2% kepada produsen baja asal China dan Taiwan. Pungutan tersebut berlaku sejak, Kamis ini (26/3) dalam jangka waktu enam bulan dan dapat diperpanjang selama lima tahun.

Pemberlakuan tarif ini sebagai hukuman karena produsen baja asal kedua negara tersebut menjual baja cold-rolled flat di bawah biaya. Praktik dumping yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan China dan Taiwan telah menghantam bisnis produsen baja Uni Eropa seperti Acciai Speciali Terni SpA.

Eksportir baja dari China dan Taiwan yang terkena tarif dumping adalah Shanxi Taigang Stainless Steel Co dan Tang Eng Iron Works Co. Mengutip Bloomberg, Uni Eropa mencatat, pangsa pasar baja kedua perusahaan tersebut naik signifikan dari 5,8% di 2010 menjadi 9,5% pada 2013. Penyelidikan dimulai pada awal Juni lalu atas laporan keluhan kelompok industri baja Eurofer pada 24 Mei 2014 silam.




TERBARU

[X]
×