kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Dumping, produk baja China & Taiwan kena tarif 25%


Kamis, 26 Maret 2015 / 11:37 WIB
ILUSTRASI. Mata uang digital kripto: Litecoin, Dogecoin, Bitcoin, Ethereum, Shiba. (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Fitri Nur Arifenie | Editor: Uji Agung Santosa

BRUSSELS. Uni Eropa mengenakan tarif setinggi 25,2% kepada produsen baja asal China dan Taiwan. Pungutan tersebut berlaku sejak, Kamis ini (26/3) dalam jangka waktu enam bulan dan dapat diperpanjang selama lima tahun.

Pemberlakuan tarif ini sebagai hukuman karena produsen baja asal kedua negara tersebut menjual baja cold-rolled flat di bawah biaya. Praktik dumping yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan China dan Taiwan telah menghantam bisnis produsen baja Uni Eropa seperti Acciai Speciali Terni SpA.

Eksportir baja dari China dan Taiwan yang terkena tarif dumping adalah Shanxi Taigang Stainless Steel Co dan Tang Eng Iron Works Co. Mengutip Bloomberg, Uni Eropa mencatat, pangsa pasar baja kedua perusahaan tersebut naik signifikan dari 5,8% di 2010 menjadi 9,5% pada 2013. Penyelidikan dimulai pada awal Juni lalu atas laporan keluhan kelompok industri baja Eurofer pada 24 Mei 2014 silam.




TERBARU

[X]
×