kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.572.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.034   74,00   0,41%
  • IDX 5.185   -678,68   -11,57%
  • KOMPAS100 658   -103,29   -13,57%
  • LQ45 509   -81,53   -13,82%
  • ISSI 179   -22,02   -10,93%
  • IDX30 284   -45,14   -13,73%
  • IDXHIDIV20 366   -56,36   -13,33%
  • IDX80 75   -11,86   -13,59%
  • IDXV30 102   -13,53   -11,68%
  • IDXQ30 93   -14,99   -13,88%

ECB minta pemerintah Eropa berikan jaminan penerbitan obligasi negara


Selasa, 11 Oktober 2011 / 11:26 WIB
ILUSTRASI. Pelayanan nasabah di kantor cabang BNI, salah satu bank anggota Himbara di Jakarta, Jumat (16/5/2020). KONTAN/Carolus Agus Waluyo


Reporter: Dyah Megasari,

MILAN. European Central Bank (ECB) mengungkapkan, dana talangan yang dialirkan ke negara-negara yang terbelit masalah harus diperbesar. Namun, hal itu hanya bisa dilakukan menggunakan jaminan pemerintah ketimbang dengan cara operasi pasar seperti yang sudah dilakukan ECB.

Bank Central Eropa tersebut berpendapat, pemerintah harus menggunakan dana 440 miliar euro atau setara dengan US$ 603 miliar dalam program European Financial Stability Facility (EFSF). Maksudnya, dana ini digunakan sebagai asuransi bagi negara-negara bermasalah yang menerbitkan surat utang.

Wakil Presiden ECB Vitor Constancio berpendapat, EFSF harus didedikasikan untuk meningkatkan penerbitan surat utang baru dan melindungi negara-negara bagian terhindar dari krisis.

Para pemimpin Eropa bisa mendiskusikan manfaat EFSF selama pertemuan yang terjadi hingga 23 Oktober mendatang.




TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×