kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

ECB minta pemerintah Eropa berikan jaminan penerbitan obligasi negara


Selasa, 11 Oktober 2011 / 11:26 WIB
ILUSTRASI. Pelayanan nasabah di kantor cabang BNI, salah satu bank anggota Himbara di Jakarta, Jumat (16/5/2020). KONTAN/Carolus Agus Waluyo


Reporter: Dyah Megasari, Bloomberg |

MILAN. European Central Bank (ECB) mengungkapkan, dana talangan yang dialirkan ke negara-negara yang terbelit masalah harus diperbesar. Namun, hal itu hanya bisa dilakukan menggunakan jaminan pemerintah ketimbang dengan cara operasi pasar seperti yang sudah dilakukan ECB.

Bank Central Eropa tersebut berpendapat, pemerintah harus menggunakan dana 440 miliar euro atau setara dengan US$ 603 miliar dalam program European Financial Stability Facility (EFSF). Maksudnya, dana ini digunakan sebagai asuransi bagi negara-negara bermasalah yang menerbitkan surat utang.

Wakil Presiden ECB Vitor Constancio berpendapat, EFSF harus didedikasikan untuk meningkatkan penerbitan surat utang baru dan melindungi negara-negara bagian terhindar dari krisis.

Para pemimpin Eropa bisa mendiskusikan manfaat EFSF selama pertemuan yang terjadi hingga 23 Oktober mendatang.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×