kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.973   81,00   0,45%
  • IDX 5.884   -217,45   -3,56%
  • KOMPAS100 764   -32,00   -4,02%
  • LQ45 578   -20,26   -3,39%
  • ISSI 203   -8,31   -3,92%
  • IDX30 327   -10,75   -3,18%
  • IDXHIDIV20 402   -10,48   -2,54%
  • IDX80 87   -3,59   -3,99%
  • IDXV30 109   -2,27   -2,04%
  • IDXQ30 105   -2,81   -2,60%

Ekonomi China bakal menyundul level 8%


Senin, 28 Januari 2013 / 15:10 WIB
ILUSTRASI. Petugas melayani nasabah DPLK BNI ./Pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/02/11/2020.


Sumber: CNN Money |

DAVOS. Perekonomian China diyakini tumbuh lebih kuat di tahun ini seiring dengan tekanan inflasi. Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Gubernur Bank Sentral China.

"Saya yakin tingkat pertumbuhan China menjadi sekitar 8% tahun ini," ujar Yi Gang dalam Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss. Berdasarkan hitungannya, inflasi harga konsumen bisa mencapai 3% atau sedikit lebih tinggi.

Perekonomian terbesar kedua di dunia itu tumbuh sebesar 7,8% tahun lalu, jauh di bawah pertumbuhan rata-rata dalam tiga dekade terakhir yang menyentuh 10%. Namun pencapaian 2011 tersebut jauh lebih baik dari prediksi pemerintah dan analis yang menempatkan target di 7,5%.

Angka tahunan didorong oleh pemulihan produksi industri dan ekspor pada kuartal keempat, yang tumbuh 7,9%. Ekonom memperkirakan pemulihan tahun ini berjalan lambat tapi jauh lebih stabil.

Perlu diketahui, inflasi China naik menjadi 2,5% pada Desember 2012 dari posisi November yang sebesar 2%. Beijing berusaha keras menyeimbangkan ekonominya dengan krisis global dengan cara menggenjot konsumsi domestik.

Bank Sentral menilai, sektor domestik memegang peranan yang kuat untuk menyokong pertumbuhan ekonomi China.




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×