kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.844.000   -183.000   -6,05%
  • USD/IDR 16.781   -37,00   -0,22%
  • IDX 8.049   125,95   1,59%
  • KOMPAS100 1.126   18,51   1,67%
  • LQ45 818   11,51   1,43%
  • ISSI 286   7,35   2,64%
  • IDX30 427   6,49   1,54%
  • IDXHIDIV20 512   6,29   1,24%
  • IDX80 126   2,16   1,75%
  • IDXV30 140   4,08   3,01%
  • IDXQ30 139   1,25   0,91%

Erdogan tuding Rusia, Amerika Serikat, dan Prancis pasok senjata ke Armenia


Senin, 19 Oktober 2020 / 12:26 WIB
Erdogan tuding Rusia, Amerika Serikat, dan Prancis pasok senjata ke Armenia
ILUSTRASI. Presiden Turki Tayyip Erdogan mengikuti upacara peringatan Hari Kemenangan ke-98 di Istana Kepresidenan di Ankara, Turki, Minggu (30/8/2020).


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

"Kemudian, Moskow menjadi tuan rumah pembicaraan antara menteri luar negeri Armenia dan Azerbaijan, yang menghasilkan kesepakatan gencatan senjata," ungkap Slutsky. "Itu harus dilaksanakan".

"Hari ini, setiap orang harus melanjutkan upaya untuk menemukan cara politik dan diplomatik untuk menyelesaikan konflik Nagorno-Karabakh dan menahan diri dari retorika agresif dan tuduhan timbal balik," tambahnya.

Bentrokan baru antara Azerbaijan dan Armenia meletus pada 27 September, dengan pertempuran sengit berkecamuk di wilayah sengketa Nagorno-Karabakh. 

Menyusul pertemuan yang Rusia prakarsai di Moskow, Azerbaijan dan Armenia menyetujui gencatan senjata kemanusiaan dari pukul 11:00 waktu Moskow pada 10 Oktober untuk pertukaran tahanan dan korban terbunuh. 

Namun, gencatan senjata tersebut dilanggar, dengan Azerbaijan dan Armenia saling menyalahkan.

Selanjutnya: Presiden Iran: Perang antara Armenia dan Azerbaijan bisa menjadi perang regional




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×