kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.720   -165,00   -1,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Erdogan tuding Rusia, Amerika Serikat, dan Prancis pasok senjata ke Armenia


Senin, 19 Oktober 2020 / 12:26 WIB
Erdogan tuding Rusia, Amerika Serikat, dan Prancis pasok senjata ke Armenia
ILUSTRASI. Presiden Turki Tayyip Erdogan mengikuti upacara peringatan Hari Kemenangan ke-98 di Istana Kepresidenan di Ankara, Turki, Minggu (30/8/2020).


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

"Kemudian, Moskow menjadi tuan rumah pembicaraan antara menteri luar negeri Armenia dan Azerbaijan, yang menghasilkan kesepakatan gencatan senjata," ungkap Slutsky. "Itu harus dilaksanakan".

"Hari ini, setiap orang harus melanjutkan upaya untuk menemukan cara politik dan diplomatik untuk menyelesaikan konflik Nagorno-Karabakh dan menahan diri dari retorika agresif dan tuduhan timbal balik," tambahnya.

Bentrokan baru antara Azerbaijan dan Armenia meletus pada 27 September, dengan pertempuran sengit berkecamuk di wilayah sengketa Nagorno-Karabakh. 

Menyusul pertemuan yang Rusia prakarsai di Moskow, Azerbaijan dan Armenia menyetujui gencatan senjata kemanusiaan dari pukul 11:00 waktu Moskow pada 10 Oktober untuk pertukaran tahanan dan korban terbunuh. 

Namun, gencatan senjata tersebut dilanggar, dengan Azerbaijan dan Armenia saling menyalahkan.

Selanjutnya: Presiden Iran: Perang antara Armenia dan Azerbaijan bisa menjadi perang regional


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×