kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.564.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.002   -55,00   -0,30%
  • IDX 5.279   282,28   5,65%
  • KOMPAS100 680   48,89   7,75%
  • LQ45 530   41,89   8,58%
  • ISSI 180   7,15   4,15%
  • IDX30 298   24,37   8,92%
  • IDXHIDIV20 389   32,13   9,00%
  • IDX80 78   5,77   7,97%
  • IDXV30 108   7,16   7,11%
  • IDXQ30 98   8,45   9,41%

Erdogan tuding Rusia, Amerika Serikat, dan Prancis pasok senjata ke Armenia


Senin, 19 Oktober 2020 / 12:26 WIB
ILUSTRASI. Presiden Turki Tayyip Erdogan mengikuti upacara peringatan Hari Kemenangan ke-98 di Istana Kepresidenan di Ankara, Turki, Minggu (30/8/2020).


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

"Kemudian, Moskow menjadi tuan rumah pembicaraan antara menteri luar negeri Armenia dan Azerbaijan, yang menghasilkan kesepakatan gencatan senjata," ungkap Slutsky. "Itu harus dilaksanakan".

"Hari ini, setiap orang harus melanjutkan upaya untuk menemukan cara politik dan diplomatik untuk menyelesaikan konflik Nagorno-Karabakh dan menahan diri dari retorika agresif dan tuduhan timbal balik," tambahnya.

Bentrokan baru antara Azerbaijan dan Armenia meletus pada 27 September, dengan pertempuran sengit berkecamuk di wilayah sengketa Nagorno-Karabakh. 

Menyusul pertemuan yang Rusia prakarsai di Moskow, Azerbaijan dan Armenia menyetujui gencatan senjata kemanusiaan dari pukul 11:00 waktu Moskow pada 10 Oktober untuk pertukaran tahanan dan korban terbunuh. 

Namun, gencatan senjata tersebut dilanggar, dengan Azerbaijan dan Armenia saling menyalahkan.

Selanjutnya: Presiden Iran: Perang antara Armenia dan Azerbaijan bisa menjadi perang regional




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×