kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.679.000   50.000   1,90%
  • USD/IDR 17.936   -11,00   -0,06%
  • IDX 6.353   1,62   0,03%
  • KOMPAS100 836   0,79   0,09%
  • LQ45 634   0,10   0,02%
  • ISSI 219   -0,57   -0,26%
  • IDX30 356   0,38   0,11%
  • IDXHIDIV20 435   0,64   0,15%
  • IDX80 95   0,12   0,13%
  • IDXV30 120   -0,05   -0,05%
  • IDXQ30 113   0,06   0,05%

Erdogan tuding Rusia, Amerika Serikat, dan Prancis pasok senjata ke Armenia


Senin, 19 Oktober 2020 / 12:26 WIB
ILUSTRASI. Presiden Turki Tayyip Erdogan mengikuti upacara peringatan Hari Kemenangan ke-98 di Istana Kepresidenan di Ankara, Turki, Minggu (30/8/2020).


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

"Kemudian, Moskow menjadi tuan rumah pembicaraan antara menteri luar negeri Armenia dan Azerbaijan, yang menghasilkan kesepakatan gencatan senjata," ungkap Slutsky. "Itu harus dilaksanakan".

"Hari ini, setiap orang harus melanjutkan upaya untuk menemukan cara politik dan diplomatik untuk menyelesaikan konflik Nagorno-Karabakh dan menahan diri dari retorika agresif dan tuduhan timbal balik," tambahnya.

Bentrokan baru antara Azerbaijan dan Armenia meletus pada 27 September, dengan pertempuran sengit berkecamuk di wilayah sengketa Nagorno-Karabakh. 

Menyusul pertemuan yang Rusia prakarsai di Moskow, Azerbaijan dan Armenia menyetujui gencatan senjata kemanusiaan dari pukul 11:00 waktu Moskow pada 10 Oktober untuk pertukaran tahanan dan korban terbunuh. 

Namun, gencatan senjata tersebut dilanggar, dengan Azerbaijan dan Armenia saling menyalahkan.

Selanjutnya: Presiden Iran: Perang antara Armenia dan Azerbaijan bisa menjadi perang regional




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×