CLOSE [X]
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

Facebook mengakui kesalahan dalam aplikasi messenger kids


Kamis, 29 Agustus 2019 / 11:40 WIB

Facebook mengakui kesalahan dalam aplikasi messenger kids
ILUSTRASI. FACEBOOK


KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Facebook Inc mengakui kesalahan dalam aplikasi Messenger Kids-nya, beberapa minggu setelah dua senator Amerika Serikat (AS) mengangkat masalah privasi tentang aplikasi tersebut dan mengatakan bahwa ia berbicara kepada Komisi Perdagangan Federal AS tentang masalah tersebut.

Dalam sebuah surat kepada dua senator Demokrat yakni Ed Markey dan Richard Blumenthal tertanggal 27 Agustus yang dilihat Reuters, Wakil Presiden Facebook Kevin Martin menggambarkan kesalahan itu sebagai kesalahan teknis. "Kami secara teratur berhubungan dengan Federal Trade Commission (FTC) mengenai banyak masalah dan produk, termasuk Messanger Kids," jelas Martin seperti dikutip Reuters Kamis (29/8).

"Berdasarkan ulasan kami, kami teah menentukan bahwa kesalahan teknis yang Anda tanyakan di atas muncul pada Oktober 2018. Perbaikan yang kami implementasikan dirancang untuk mencegah masalah tersebut terjadi lagi," kata Facebook dalam surat itu.

Baca Juga: Twitter dan Facebook bekukan akun terkait China untuk melemahkan demo Hong Kong

Para senator pada Rbu (28/8) mengatakan kecewa dengan pendekatan Facebook dalam masalah ini.

"Kami sangat kecewa bahwa Facebook tidak berkomitmen untuk melakukan tinjauan komprehensif Messenger Kids untuk mengidentifikasi bug tambahan atau masalah privasi," kata Markey dan Blumenthal menanggapi surat Facebook.

Para senator telah menulis surat ke Facebook pada 6 Agustus yang mempertanyakan apakah ada pola yang mengkhawatirkan dari perlindungan privasi yang buruk untuk anak-anak yang menggunakan aplikasi Messenger Kids dan mencari transparansi.

Dalam suratnya kepada Chief Executive Officer Facebook Mark Zuckerberg, para senator terusik untuk mengetahui apakah aplikasi tersebut memungkinkan ribuan anak untuk bergabung dalam obrolan grup di mana tidak semua anggota grup tersebut mendapat persetujuan dari orang tuanya.

Baca Juga: Prancis desak AS dukung kebijakan pajak tinggi terhadap raksasa teknologi

Pada Juli lalu Facebook setuju untuk membayar denda senilai US$ 5 miliar untuk menyelesaikan penyelidikan FTC dalam praktik privasinya dan akan meningkatkan perlindungan data pengguna.

Namun, FTC tidak segera menanggapi permintaan Reuters untuk memberikan konfirmasi mengenai hal ini. 

 


Sumber : Reuters
Editor: Herlina Kartika
Video Pilihan

Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0004 || diagnostic_api_kanan = 0.0005 || diagnostic_web = 0.1693

Close [X]
×