kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.894   12,00   0,07%
  • IDX 6.288   -85,38   -1,34%
  • KOMPAS100 821   -14,50   -1,74%
  • LQ45 625   -8,53   -1,35%
  • ISSI 217   -3,15   -1,43%
  • IDX30 350   -4,39   -1,24%
  • IDXHIDIV20 426   -3,39   -0,79%
  • IDX80 94   -1,57   -1,65%
  • IDXV30 117   -1,27   -1,08%
  • IDXQ30 111   -1,01   -0,90%

Fase Baru Perang Ukraina-Rusia Dimulai, Wilayah Donbas jadi Medan Tempur


Selasa, 19 April 2022 / 11:24 WIB
ILUSTRASI. Konvoi lapis baja pasukan pro-Rusia dalam perjalanan konflik Ukraina-Rusia di jalan menuju kota pelabuhan selatan yang terkepung Mariupol, Ukraina, Senin (28/3/2022).


Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - KIEV. Pertempuran di wilayah Donbas telah dimulai sebagai pertanda fase baru dalam perang Ukraina-Rusia. Fokus Rusia saat ini adalah membebaskan wilayah separatis Donetsk dan Luhansk secara penuh.

Presiden Ukraina Vlodomyr Zelenskyy mengatakan bahwa Rusia pada hari Senin (19/4) telah memulai langkah baru yang disebutnya sebagai "Pertempuran Donbas". Sebagian besar tentara Rusia kini disebut fokus pada wilayah tersebut.

Dilansir dari Reuters, sejumlah media Ukraina mulai mengabarkan serangkaian ledakan terdengar di sepanjang Donetsk. Baku tembak juga telah terjadi di Marinka, Slavyansk dan Kramatorsk.

Baca Juga: Tugas di Kiev dan Chernihiv Selesai, Pasukan Rusia Kini Fokus ke Wilayah Donbass

Pejabat daerah Ukraina juga mengatakan ledakan terdengar di Kharkiv di timur laut Ukraina, Mykolaiv di selatan dan Zaporizhzhia di tenggara.

Pada Senin pagi pejabat tinggi keamanan Ukraina, Oleksiy Danilov, mengatakan pasukan Rusia berusaha menerobos pertahanan Ukraina di hampir seluruh garis depan wilayah Donetsk, Luhansk dan Kharkiv.

Di saat yang bersamaan, Rusia juga meluncurkan serangan jarak jauh ke target lain termasuk ibu kota Kiev.

Jauh sebelum invasi dimulai dua bulan lalu, Donbas telah menjadi titik fokus kampanye Rusia untuk menekan Ukraina. Dimulai pada tahun 2014 ketika Rusia menggunakan proxy untuk mendirikan dua republik rakyat di wilayah tersebut.

Baca Juga: Rusia Diprediksi Akan Mengubah Taktik dan Menumpuk Ribuan Pasukan di Timur Ukraina




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×