kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.893.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.949   -61,00   -0,36%
  • IDX 7.107   84,55   1,20%
  • KOMPAS100 978   11,34   1,17%
  • LQ45 722   8,69   1,22%
  • ISSI 249   4,23   1,73%
  • IDX30 393   5,52   1,42%
  • IDXHIDIV20 489   3,83   0,79%
  • IDX80 110   1,42   1,31%
  • IDXV30 134   2,21   1,67%
  • IDXQ30 127   1,16   0,92%

G7 Siap Ambil Langkah Jaga Pasokan Energi Global dan Keamanan Selat Hormuz


Minggu, 22 Maret 2026 / 06:42 WIB
G7 Siap Ambil Langkah Jaga Pasokan Energi Global dan Keamanan Selat Hormuz
ILUSTRASI. Menteri luar negeri G7 bersatu jaga stabilitas pasokan energi global. Ketegangan Timur Tengah ancam distribusi minyak dunia (REUTERS/Christian Hartmann)


Sumber: Reuters | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Para menteri luar negeri dari negara-negara yang tergabung dalam Group of Seven (G7) menyatakan kesiapan mereka untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan guna menjaga stabilitas pasokan energi global.

Pernyataan ini disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik, khususnya di kawasan Timur Tengah.

Dalam pernyataan bersama pada Sabtu, para diplomat dari Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, Inggris, dan Amerika Serikat, bersama perwakilan tinggi Uni Eropa, menegaskan pentingnya menjaga keamanan jalur pelayaran internasional, termasuk di Selat Hormuz yang merupakan jalur vital distribusi energi dunia.

Ketegangan di kawasan tersebut dinilai berpotensi mengganggu arus distribusi minyak dan gas global, mengingat peran strategis Selat Hormuz sebagai salah satu chokepoint utama perdagangan energi internasional.

Baca Juga: Trump: AS Sedang Mempertimbangkan untuk 'Mengakhiri' Perang Melawan Iran

"Kami ... menyatakan dukungan kepada mitra kami di kawasan dalam menghadapi serangan yang tidak dapat dibenarkan oleh Republik Islam Iran dan kelompok-kelompok proksinya," demikian pernyataan para menteri luar negeri G7.

Lebih lanjut, mereka juga mengecam keras serangan yang dinilai membahayakan stabilitas kawasan. "Kami mengutuk dengan sekeras-kerasnya serangan sembrono rezim tersebut terhadap warga sipil dan infrastruktur sipil, termasuk infrastruktur energi," lanjut pernyataan tersebut.

Pernyataan ini mencerminkan kekhawatiran negara-negara maju terhadap potensi gangguan pasokan energi global yang dapat memicu lonjakan harga minyak dan memperburuk ketidakpastian ekonomi global.

Selain itu, dukungan terhadap mitra di kawasan Timur Tengah juga menjadi fokus utama G7 dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan kelancaran distribusi energi dunia di tengah meningkatnya risiko konflik.




TERBARU

[X]
×