kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Gagasan perdagangan bebas APEC perlu ditinjau ulang


Senin, 14 November 2011 / 11:40 WIB
Gagasan perdagangan bebas APEC perlu ditinjau ulang
ILUSTRASI. Jackie Chan dalam film The Foreigner


Reporter: Dyah Megasari, BBC |

HONOLULU. Analis menilai, kesepakatan ekonomi yang terjadi di pertemuan forum Asia Pacific Economic Cooperation (APEC) perlu di kaji ulang. Kesepakatan peningkatan perdagangan juga ditagih saat para pemimpin kembali ke negaranya masing-masing.

Sebab, peningkatan perdagangan berarti membuka persaingan asing di pasar. Di mana beberapa negara di kawasan Asia Pasifik pernah menolak gagasan ini.

Akhir pekan lalu, pemimpin di negara kawasan Asia Pacific yang bertemu di Honolulu berjanji menggiatkan perdagangan untuk meningkatkan pertumbuhan global. Negara-negara yang tergabung dalam itu berkomitmen untuk menaikkan kerja sama ekonomi. Semua anggota APEC bahu-membahu mencegah krisis Eropa masuk ke jurang yang lebih dalam.

Presiden Amerika, Barack Obama sebelumnya menggagas sebuah rencana besar yaitu membentuk kawasan perdagangan bebas Trans-Pasifik.

"Kami menyadari, bahwa liberalisasi perdagangan lebih lanjut sangat penting untuk mencapai pemulihan kondisi perekonomian yang terpuruk sejak 2008-2009," jelas Obama.

APEC menyatakan, krisis fiskal yang dialami Eropa dan beberapa bencana alam seperti gempa Jepang memperkuat tekad untuk bekerja lebih keras.

Apalagi, krisis Eropa dan Amerika telah menyedot perhatian banyak pihak, khususnya Asia yang dinilai masih tahan terhadap goncangan krisis.


Survei KG Media

TERBARU

[X]
×