kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.413.000   30.000   1,26%
  • USD/IDR 16.702   47,00   0,28%
  • IDX 8.509   -37,16   -0,43%
  • KOMPAS100 1.173   -6,40   -0,54%
  • LQ45 846   -6,27   -0,74%
  • ISSI 301   -0,86   -0,28%
  • IDX30 436   -3,82   -0,87%
  • IDXHIDIV20 504   -3,85   -0,76%
  • IDX80 132   -0,78   -0,59%
  • IDXV30 138   0,50   0,36%
  • IDXQ30 139   -1,24   -0,89%

Gara-gara longgarkan penguncian, tingkat infeksi corona di Jerman naik lagi


Selasa, 28 April 2020 / 16:02 WIB
Gara-gara longgarkan penguncian, tingkat infeksi corona di Jerman naik lagi
ILUSTRASI. Manekin menggunakan masker dipajang di depan toko fesyen Mony Novy, saat meluasnya pandemi virus corona (COVID-19), di Berlin, Jerman, Kamis (23/4/2020).


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - BERLIN. Tanda-tanda pertama bahwa penularan virus corona baru telah kembali terlihat dalam data resmi, saat Jerman berupaya mengurangi langkah-langkah pengunciannya dengan hati-hati.

Mengutip Channelnewsasia.com, tingkat infeksi meningkat lagi menjadi sekitar 1,0, mengacu angka dari Robert Koch Institute (RKI). Yang berarti, setiap orang yang terinfeksi menularkan virus ke satu sama lain.

Para menteri dan ahli virus di Jerman sudah menekankan pentingnya menekan tingkat infeksi di bawah 1,0.

Dan, Jerman telah mengalami berhari-hari perdebatan media dan politik yang intens setelah Kanselir Angela Merkel memperingatkan negara-negara bagian di negeri panzer agar tidak melonggarkan penguncian terlalu cepat.

Baca Juga: Trump: Kami tidak senang dengan China atas penyebaran virus corona

Sejak pertengahan April, tingkat infeksi di Jerman telah turun ke level 0,7, sebelum beringsut kembali jadi 1,0. Sementara angka kematian akibat virus corona juga meningkat dari hari ke hari.

Hingga Selasa (28/4), angka kematian di Jerman mencapai 3,8% dari total kasus virus corona, menurut angka RKI. Tapi, masih jauh di bawah beberapa negara tetangga seperti Prancis.

Data terakhir menunjukkan, Jerman memiliki 156.337 kasus virus corona dengan 5.913 kematian.




TERBARU

[X]
×