kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Gedung Putih: AS Tidak Berniat Bermusuhan dengan Korea Utara


Jumat, 03 Februari 2023 / 04:27 WIB
ILUSTRASI. Gedung Putih menolak tuduhan Korea Utara bahwa latihan militer bersama di kawasan itu adalah aksi provokasi.   REUTERS/Jonathan Ernst


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Pada Rabu (1/2/2023), Gedung Putih menolak tuduhan Korea Utara bahwa latihan militer bersama di kawasan itu adalah aksi provokasi. AS mengatakan Amerika Serikat tidak memiliki niat bermusuhan terhadap Pyongyang.

"Kami telah memperjelas bahwa kami tidak memiliki niat bermusuhan terhadap DPRK (Korea Utara) dan mencari diplomasi yang serius dan berkelanjutan untuk mengatasi berbagai masalah yang menjadi perhatian kedua negara dan kawasan," kata juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih. 

Melansir Reuters, pernyataan Gedung Putih muncul setelah Kementerian Luar Negeri Korea Utara mengatakan bahwa latihan oleh Amerika Serikat dan sekutunya telah mendorong situasi ke "garis merah ekstrem" dan mengancam untuk mengubah semenanjung menjadi "persenjataan perang besar dan zona perang yang lebih kritis".

Pernyataan tersebut, yang dikabarkan oleh kantor berita negara KCNA, mengatakan Pyongyang tidak tertarik untuk berdialog selama Washington menerapkan kebijakan yang bermusuhan.

Pernyataan Gedung Putih menegaskan kembali kesediaan AS untuk bertemu dengan perwakilan DPRK pada waktu dan tempat yang nyaman bagi mereka.

Baca Juga: Korea Utara: Kami Siap Melawan Semua Tantangan AS dengan Senjata Nuklir

“Kami menolak anggapan bahwa latihan bersama kami dengan mitra di kawasan bertujuan sebagai aksi provokasi apa pun. Ini adalah latihan rutin yang sepenuhnya konsisten dengan praktik sebelumnya,” kata pejabat itu.

“Amerika Serikat terus bekerja sama dengan sekutu dan mitra untuk memastikan perdamaian dan stabilitas di kawasan. Pada saat yang sama, kami akan terus bekerja dengan sekutu dan mitra untuk sepenuhnya menegakkan resolusi Dewan Keamanan PBB yang mencerminkan kehendak masyarakat internasional dan untuk membatasi kemampuan DPRK dalam memajukan program senjatanya yang melanggar hukum dan mengancam stabilitas regional," kata pejabat itu.




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×