Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - TOKYO. Badan Meteorologi Jepang mengungkapkan, gempa bumi dengan magnitudo awal 6,2 melanda wilayah Chugoku barat Jepang pada Selasa (6/1/2026), diikuti oleh serangkaian gempa susulan yang cukup besar.
Mengutip Reuters, Selasa (6/1/2026), pusat gempa pertama berada di prefektur Shimane timur. Badan Meteorologi Jepang menambahkan bahwa tidak ada bahaya tsunami.
Chugoku Electric Power mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Shimane, yang berjarak sekitar 32 km (20 mil).
Otoritas Regulasi Nuklir Jepang mengatakan tidak ada penyimpangan di pembangkit tersebut.
Baca Juga: Peredaran Uang Tunai Jepang Turun Pertama Kali dalam 18 Tahun pada 2025
Seorang juru bicara mengatakan perusahaan listrik tersebut sedang memeriksa dampak pada unit No. 2 pembangkit, yang telah beroperasi sejak Desember 2024 setelah ditutup menyusul bencana Maret 2011 di Fukushima.
Gempa bumi sering terjadi di Jepang, salah satu daerah paling aktif secara seismik di dunia.
Gempa bumi tersebut memiliki intensitas seismik di atas 5 pada skala 1-7 Jepang, cukup kuat untuk membuat pergerakan sulit tanpa dukungan.
West Japan Railway menyatakan telah menangguhkan operasi kereta cepat Shinkansen antara Shin-Osaka dan Hakata menyusul gempa bumi tersebut.













