kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.622.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 18.015   32,00   0,18%
  • IDX 6.174   -22,50   -0,36%
  • KOMPAS100 806   -5,49   -0,68%
  • LQ45 611   -3,58   -0,58%
  • ISSI 214   -0,55   -0,26%
  • IDX30 344   -2,04   -0,59%
  • IDXHIDIV20 426   -2,92   -0,68%
  • IDX80 92   -0,59   -0,64%
  • IDXV30 116   -0,54   -0,46%
  • IDXQ30 110   -0,86   -0,78%

Google: Kasus Samsung tak berkaitan dengan Android


Senin, 27 Agustus 2012 / 12:46 WIB
ILUSTRASI. Kolaborasi dengan Fastpay merupakan bentuk komitmen OVO dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat unbanked dan underbanked.


Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SAN FRANCISCO. Kekalahan Samsung Electronics Co terhadap Apple membuat Google Inc meradang. Sebab, banyak pihak yang mengaitkan kekalahan Samsung karena penggunaan operating system Android dalam perangkat pintarnya. Android sendiri merupakan produk keluaran dari Google.

Sebagai respon keputusan dewan juri, Google menegaskan, mayoritas pelanggaran hak paten yang dilakukan Samsung tidak berkaitan dengan software Android yang digunakan pada perangkat mobil Samsung.

"Pengadilan akan mereview kembali persengketaan dan validitas dari hak paten yang diklaim. Mayoritas dari kasus ini tidak bergubungan dengan operating system Android. Beberapa di antaranya akan diperiksa kembali oleh US Patent Office," demikian pernyataan resmi Google.

Google juga menegaskan, industri mobile dunia berubah sangat cepat. "Seluruh pemain dalam industri ini, termasuk pendatang baru, membangun ide yang sudah ada sejak beberapa puluh tahun lalu. Kami bekerjasama dengan partner kami untuk memberikan inovasi dan produk yang terjangkau bagi pelanggan kami. Kami tidak mau ada hal yang membatasi hal tersebut," jelas Google.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×