kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.893.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.949   -61,00   -0,36%
  • IDX 7.107   84,55   1,20%
  • KOMPAS100 978   11,34   1,17%
  • LQ45 722   8,69   1,22%
  • ISSI 249   4,23   1,73%
  • IDX30 393   5,52   1,42%
  • IDXHIDIV20 489   3,83   0,79%
  • IDX80 110   1,42   1,31%
  • IDXV30 134   2,21   1,67%
  • IDXQ30 127   1,16   0,92%

Grab memperdalam penetrasi bisnis pengantar makanan melalui GrabFood


Rabu, 08 Januari 2020 / 20:33 WIB
Grab memperdalam penetrasi bisnis pengantar makanan melalui GrabFood
ILUSTRASI. Suasana GrabKitchen di Capital Place, Gatot Subroto


Reporter: Amalia Fitri | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Grab makin fokus menyediakan fasilitas Cloud Kitchen hingga layanan analisis penjualan bagi pedagang makanan tahun ini.

Hal ini dilakukan sebagai langkah untuk memperdalam penetrasi bisnis pengantaran makanan melalui GrabFood.

Nilai gross merchandise value dari layanan pengantaran makanan GrabFood, tumbuh mencapai 5,3 kali lipat tahun lalu. Sedangkan pengguna aktifnya telah berlipat tiga kali lebih banyak.

Baca Juga: Investor Singapura berlomba mendirikan bank digital

"Kami telah menaruh investasi cukup banyak di makanan, dan akan terus melakukan strategi tersebut. Kami percaya ini bisa membantu meningkatkan profit ke depannya," jelas Lim Kell Jay, regional Head GrabFood, sebagaimana dilansir dari Reuters, Rabu (8/1).

Namun begitu, Grab belum memasang target bisnis tertentu untuk pengembangan GrabFood. Pihaknya menekankan, akan terus memperluas jaringan Cloud Kitchen yang digunakan untuk pengiriman makanan.

Di Singapura sendiri, Grab sukses membuka lagi jaringan Cloud Kitchen hari ini. Dalam layanan ini, pembeli memiliki pilihan takeaway dan makan. Saat ini, jumlah Cloud Kitchen yang dioperasikan oleh Grab sudah tersebar di 50 di wilayah Singapura.




TERBARU

[X]
×