kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.135.000   50.000   1,62%
  • USD/IDR 16.855   46,00   0,27%
  • IDX 8.126   -109,97   -1,34%
  • KOMPAS100 1.142   -13,96   -1,21%
  • LQ45 823   -11,25   -1,35%
  • ISSI 290   -3,12   -1,07%
  • IDX30 434   -5,45   -1,24%
  • IDXHIDIV20 523   -4,50   -0,85%
  • IDX80 128   -1,25   -0,97%
  • IDXV30 143   -0,55   -0,38%
  • IDXQ30 139   -2,08   -1,47%

Hampir Seluruh Mata Uang Asia Mengalami Penguatan Hari Ini


Rabu, 05 November 2008 / 16:51 WIB
Hampir Seluruh Mata Uang Asia Mengalami Penguatan Hari Ini


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SINGAPURA. Bursa Asia yang ditutup menguat pada hari ini secara otomatis juga ikut mendongkrak penguatan mata uang kawasan regional. Di pasar mata uang Asia, won memimpin penguatan tertinggi.

Memang, dalam seminggu belakangan, won sudah mengalami penguatan sebesar 13%. Sementara itu peso Filipina dan ringgit Malaysia juga mengalami kondisi serupa.

Berdasarkan data dari Seoul Money Brokerage Services Ltd, won Korea mengalami penguatan 2,2% menjadi 1.260 terhadap dolar AS. Sementara, peso menguat 0,7% menjadi 48,085 dan ringgit menguat 0,2% menjadi 3,522.

Kenaikan peso lebih disebabkan semakin menjinaknya tingkat inflasi di negara itu. Asal tahu saja, indeks harga konsumen Filipina mengalami kenaikan 11,2% pada bulan Oktober dibanding tahun sebelumnya.

Sementara, penguatan ringgit disebabkan adanya program yang diluncurkan pemerintah kemarin senilai 7 miliar ringgit atau US$ 2 miliar. Program ini ditujukan untuk meningkatkan pengeluaran pada proyek-proyek umum.

Di tempat lain, dolar Singapura juga menguat 0,4% menjadi S$ 1,4723. Sedangkan baht Thailand mengalami penguatan 0,1% menjadi 34,89. Kondisi serupa juga dialami oleh dolar Taiwan dan rupiah yang masing-masing mengalami penguatan 0,4% menjadi NT$ 32,725 dan 0,1% menjadi 10.885.

“Penguatan mata uang Asia ini berasal dari sentimen kenaikan pasar saham. Demand dan supply dolar menjadi kunci pergerakan. Saat ini pasar mengamati bagaimana importir dan investor asing mengambil tindakan,” jelas Kim Yule, currency dealer BNP Paribas.




TERBARU
Kontan Academy
Procurement Strategies for Competitive Advantage (PSCA) AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026

[X]
×