Harga bitcoin nyungsep, simak 3 alasan mengapa Warren Buffett membenci kripto ini

Senin, 31 Mei 2021 | 12:46 WIB   Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie
Harga bitcoin nyungsep, simak 3 alasan mengapa Warren Buffett membenci kripto ini

ILUSTRASI. Mata uang kripto.


KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Dalam kurun waktu satu setengah bulan terakhir, harga bitcoin tampak tidak stabil.

Melansir MoneyWise, setelah mencapai level puncak sepanjang masa di posisi US$ 63.000 pada pertengahan April lalu, mata uang digital terkemuka di dunia telah kehilangan lebih dari 40% nilainya. Pada Jumat (28/5/2021) lalu, harga bitcoin berada di level US$ 35.000.

Investor yang beberapa bulan yang lalu enggan membeli bitcoin, mungkin sebelumnya mengira mereka telah melewatkan kesempatan seumur hidup. Namun, sekarang, mereka bisa menghela nafas lega. Sedangkan mereka yang membeli di level puncak berusaha untuk tidak memikirkan kerugian mereka.

Lantas, bagaimana dengan Warren Buffett? Apa yang akan dikatakan oleh investor paling terkenal di dunia kepada mereka yang mungkin berpikir untuk menjalankan aplikasi investasi mereka dan membeli bitcoin dengan harga murah?

Baca Juga: Kekayaan Bernard Arnault semakin bertambah, Jeff Bezos makin tertinggal

"Itu mungkin racun tikus kuadrat," kata Warren Buffett suatu kali.

Bertentangan dengan kepentingan peradaban

Warren Buffett memilih untuk tidak mengomentari cryptocurrency selama rapat pemegang saham tahunan perusahaannya Berkshire Hathaway yang berlangsung pada awal bulan ini. Namun wakil ketua Berkshire Charlie Munger juga tidak memberikan tekanan pada subjek tersebut.

"Saya tidak menyambut mata uang yang begitu berguna bagi penculik dan pemeras. Seluruh perkembangan itu menjijikkan dan bertentangan dengan kepentingan peradaban," kata Munger selama sesi tanya jawab pertemuan itu.

Baca Juga: Sederhana ala Warren Buffett: Tak pernah pindah rumah, beli mobil dengan harga diskon

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Terbaru