Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - Harga emas melemah untuk sesi ketiga berturut-turut pada Rabu (16/9/2026), menjelang keputusan kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed) Amerika Serikat (AS) yang akan diumumkan hari ini.
Mengutip Reuters, harga emas spot turun 0,3% menjadi US$4.279,89 per ons troi pada pukul 00.37 GMT.
Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Desember juga melemah 0,3% menjadi US$4.320,30 per ons troi.
Baca Juga: Harga Minyak Dunia Turun ke US$107,82 Rabu (16/9), Stok Minyak AS Naik di Luar Dugaan
Keputusan kebijakan The Fed dijadwalkan diumumkan pada pukul 12.30 GMT. Setelah itu, pasar akan mencermati konferensi pers Ketua The Fed Kevin Warsh untuk mencari petunjuk mengenai arah suku bunga AS selanjutnya.
Ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga AS terus menguat. Berdasarkan CME FedWatch, pelaku pasar kini memperkirakan peluang sebesar 92,4% untuk setidaknya kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan kali ini.
Morgan Stanley juga bergabung dengan sejumlah bank besar Wall Street yang mengambil pandangan lebih hawkish terhadap kebijakan suku bunga.
Bank tersebut memperkirakan The Fed akan kembali menaikkan suku bunga, sementara Bank Sentral Eropa (ECB) juga berpotensi menaikkan suku bunga lagi tahun ini di tengah tekanan inflasi yang masih bertahan.
Baca Juga: CEO Nvidia Dikabarkan Turut Serta Dalam Jamuan Makan Malam Trump untuk Xi Jinping
Kenaikan suku bunga umumnya menjadi tekanan bagi emas. Meskipun emas kerap dipandang sebagai lindung nilai terhadap inflasi, suku bunga yang lebih tinggi meningkatkan biaya peluang memegang emas yang tidak memberikan imbal hasil.
Dari pasar valuta asing, dolar AS bertahan menguat terhadap sebagian besar mata uang utama. Penguatan dolar membuat emas yang dihargai dalam dolar AS menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.
Sementara itu, harga minyak masih bertahan di atas US$100 per barel. Harga minyak yang tinggi berpotensi menambah tekanan inflasi, sehingga turut menjadi perhatian investor menjelang keputusan The Fed.
Di sisi lain, ketegangan geopolitik di Timur Tengah masih menjadi faktor yang diperhatikan pasar.
Arab Saudi mengeluarkan peringatan keamanan di sejumlah wilayah, termasuk kota suci Mekkah dan Jeddah, setelah serangkaian serangan selama sepekan oleh kelompok yang berafiliasi dengan Iran semakin menyeret Arab Saudi ke dalam konflik di Timur Tengah.
Baca Juga: Dari Passion ke Profesi, TikTok LIVE Dorong Kreator Naik Kelas
Pergerakan logam mulia lainnya
Harga perak spot relatif stabil di US$63,63 per ons troi. Platinum turun 0,1% menjadi US$1.771,85 per ons troi, sedangkan paladium naik hampir 1% menjadi US$1.300,75 per ons troi.














