Sumber: Reuters | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Harga emas cenderung stabil pada Selasa, didukung oleh meningkatnya permintaan aset safe haven akibat ketegangan geopolitik yang dipicu perang Iran. Namun, kehati-hatian investor menjelang keputusan kebijakan moneter Federal Reserve membatasi pergerakan harga.
Harga emas spot tercatat hampir tidak berubah di level US$ 5.001,36 per ons pada pukul 17.57 WIB. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman April naik tipis 0,1% menjadi US$ 5.005,20.
Analis ActivTrades, Ricardo Evangelista, mengatakan emas mendapat dukungan karena permintaan terhadap aset lindung nilai tetap tinggi di tengah ketidakpastian geopolitik dan ekonomi akibat perang di Iran.
Baca Juga: Perang Iran Picu Lonjakan Kelaparan Global, 45 Juta Orang Terancam
Pada hari yang sama, Iran melancarkan serangan baru ke Uni Emirat Arab yang menyebabkan kebakaran di Pelabuhan Fujairah, salah satu terminal ekspor penting tempat perusahaan energi negara ADNOC menghentikan aktivitas pemuatan minyak. Serangan terbaru ini berpotensi memperdalam konflik yang kini memasuki pekan ketiga, telah menewaskan sedikitnya 2.000 orang, serta mendorong lonjakan harga energi.
Harga minyak naik dan bertahan di atas US$100 per barel, seiring Selat Hormuz yang sebagian besar masih ditutup. Sekutu Amerika Serikat juga menolak permintaan untuk mengerahkan kapal perang guna mengawal tanker melewati jalur vital tersebut.
Kenaikan harga energi ini membatasi kenaikan harga emas karena memicu kembali kekhawatiran inflasi serta menurunkan ekspektasi pemangkasan suku bunga tahun ini, tambah Evangelista.
Meski emas sering dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi, kinerjanya cenderung melemah dalam lingkungan suku bunga tinggi karena meningkatnya biaya peluang untuk memegang aset yang tidak memberikan imbal hasil.
Sementara itu, The Fed diperkirakan akan mempertahankan suku bunga untuk kedua kalinya secara berturut-turut saat mengumumkan kebijakan pada Rabu.
Pasar juga menantikan keputusan kebijakan dari European Central Bank, Bank of England, dan Bank of Japan, yang akan menggelar pertemuan pertama sejak konflik dimulai pada 28 Februari.
Untuk logam mulia lainnya, harga perak spot turun 0,6% menjadi US$ 80,25 per ons. Sementara platinum naik 0,5% ke US$ 2.125,28 dan paladium menguat 0,6% ke US$ 1.607,62.
Baca Juga: Pemimpin Tertinggi Iran Tolak Usulan Gencatan Senjata dengan AS













