kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.964.000   20.000   1,03%
  • USD/IDR 16.484   95,00   0,58%
  • IDX 7.786   -166,18   -2,09%
  • KOMPAS100 1.084   -21,92   -1,98%
  • LQ45 796   -15,92   -1,96%
  • ISSI 263   -5,05   -1,88%
  • IDX30 413   -8,36   -1,98%
  • IDXHIDIV20 480   -8,28   -1,70%
  • IDX80 120   -2,71   -2,21%
  • IDXV30 129   -3,26   -2,46%
  • IDXQ30 134   -2,54   -1,86%

Harga Minyak Dunia Turun Jumat (29/8) Pagi: Brent ke US$68,12 & WTI ke US$64,15


Jumat, 29 Agustus 2025 / 09:54 WIB
Harga Minyak Dunia Turun Jumat (29/8) Pagi: Brent ke US$68,12 & WTI ke US$64,15
ILUSTRASI. An oil pump jack pumps oil in a field near Calgary, Alberta, July 21, 2014. Pump jacks are used to pump crude oil out of the ground after an oil well has been drilled. REUTERS/Todd Korol


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Harga minyak dunia melemah pada Jumat (29/8/2025), namun tetap berada di jalur kenaikan mingguan.

Pergerakan harga dipengaruhi oleh ekspektasi turunnya permintaan di Amerika Serikat (AS), konsumen minyak terbesar dunia, seiring berakhirnya periode permintaan puncak musim panas, serta ketidakpastian pasokan dari Rusia.

Baca Juga: Harga Minyak Turun Imbas Kekhawatiran Prospek Permintaan

Melansir Reuters, minyak mentah Brent untuk pengiriman Oktober, yang berakhir pada Jumat, turun 50 sen atau 0,7% menjadi US$68,12 per barel pada pukul 01.26 GMT. Sementara kontrak yang lebih aktif untuk pengiriman November melemah 46 sen atau 0,7% ke level US$67,52 per barel.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) juga turun 45 sen atau 0,7% menjadi US$64,15 per barel.

Kendati demikian, kedua acuan harga minyak tersebut masih mencatatkan kenaikan mingguan. Brent berpotensi naik sekitar 0,6%, sementara WTI diproyeksi menguat 0,8%.

Harga minyak sempat terdongkrak awal pekan ini setelah serangan Ukraina ke terminal ekspor minyak Rusia.

Namun, harga kemudian terkoreksi karena pasar menilai berakhirnya musim mengemudi di AS setelah libur Labor Day pada Senin mendatang akan menekan permintaan, ditambah masuknya tambahan pasokan dari produsen besar seiring berakhirnya pemangkasan produksi sukarela.

Baca Juga: Harga Minyak Ditutup Menguat, Pasar Menanti Pernyataan Trump tentang Rusia-Ukraina

“Pasar tertekan oleh kekhawatiran permintaan bahan bakar AS akan melemah setelah musim mengemudi berakhir pasca-libur Labor Day,” kata Hiroyuki Kikukawa, Kepala Strategi Nissan Securities Investment, anak usaha Nissan Securities.

Meski begitu, Kikukawa menambahkan masih ada ketidakpastian terkait potensi pengetatan sanksi AS dan Eropa terhadap Rusia usai serangan ke Ukraina, serta dampak tarif baru AS terhadap India yang membuat investor enggan mengambil posisi besar.

Setelah serangan Ukraina pada Minggu ke terminal Ust-Luga, pusat ekspor utama minyak Rusia di Laut Baltik, operasi diperkirakan berkurang sekitar setengahnya pada September menjadi 350.000 barel per hari, menurut sumber pada Kamis.

Serangan Rusia ke ibu kota Ukraina, Kyiv, pada Kamis yang menewaskan 23 orang, turut memunculkan kekhawatiran AS akan merespons dengan sanksi lebih ketat.

Investor juga menunggu langkah India setelah mendapat tekanan dari AS untuk menghentikan pembelian minyak Rusia, menyusul keputusan Presiden Donald Trump menggandakan tarif impor dari India hingga 50% pada Rabu lalu.

Baca Juga: Koreksi Harga Minyak Mentah jadi Momentum Emiten Petrokimia, Begini Prospeknya!

Namun, menurut para pedagang, impor minyak Rusia ke India tetap diproyeksikan meningkat pada September, menentang tekanan Washington.

Sementara itu, Arab Saudi, eksportir minyak terbesar dunia, diperkirakan akan memangkas harga jual minyak mentah untuk pengiriman Oktober ke pembeli Asia, seiring melimpahnya pasokan dan melemahnya permintaan, kata sumber industri kilang.

Di sisi lain, pasokan minyak mentah Rusia ke Hungaria dan Slovakia melalui pipa Druzhba kembali normal setelah sempat terhenti akibat serangan Ukraina ke wilayah Rusia pekan lalu, menurut perusahaan minyak Hungaria MOL dan Menteri Ekonomi Slovakia, Kamis.

Selanjutnya: Katalog Promo JSM Alfamart Spesial Gajian Periode 29 Agustus-1 September 2025

Menarik Dibaca: Katalog Promo JSM Alfamart Spesial Gajian Periode 29 Agustus-1 September 2025




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Powered Scenario Analysis AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004

[X]
×