kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Harga minyak turun dua hari berturut-turut di tengah kegelisahan kesepakatan China-AS


Selasa, 19 November 2019 / 13:56 WIB
Harga minyak turun dua hari berturut-turut di tengah kegelisahan kesepakatan China-AS
ILUSTRASI. Harga minyak turun dua hari berturut-turut di tengah kegelisahan kesepakatan China-AS. REUTERS/Daniel Becerril/File Photo

Sumber: Reuters | Editor: Yoyok

KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Harga minyak Amerika Serikat (AS) turun dua hari berturut-turut pada hari Selasa di tengah kegelisahan pasar atas kemajuan yang terbatas antara China dan Amerika Serikat yang menggulirkan kembali tarif perdagangan. Meningkatnya persediaan minyak di AS turut mempengaruhi harga saat ini.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) CLc1 turun 27 sen atau 0,47% menjadi US$ 56,78 per barel pada 0549 GMT. Sementara, minyak mentah berjangka Brent LCOc1 turun 20 sen, atau 0,32%, menjadi US$ 62,24.

Baca Juga: Harga minyak melanjutkan penurunan akibat negosiasi AS-China yang berlarut-larut

Sumber di pemerintah China yang dikutip oleh CNBC pada hari Senin mengatakan ada kesuraman di Beijing tentang prospek kesepakatan perdagangan. Pejabat China terganggu oleh komentar Presiden AS Donald Trump bahwa tidak ada kesepakatan untuk menghapuskan tarif.

"Kami mendapat laporan semalam bahwa suasana di Beijing pesimistis," kata Michael McCarthy, kepala strategi pasar di broker CMC Markets di Sydney. 

Baca Juga: Wall Street tergelincir, China pesimistis dengan kesepakatan dagang

Pertempuran perdagangan yang berlangsung lama telah membuat dua negara ekonomi terbesar dunia itu memberlakukan tarif satu sama lain dan telah memukul prospek pertumbuhan global serta mengaburkan prospek permintaan minyak di masa depan.




TERBARU

Close [X]
×