kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Trump Beri Tenggat Waktu Selasa (7/4), Ini Konsekuensi Jika Tuntutan AS Tak Dipenuhi


Senin, 06 April 2026 / 06:02 WIB
Trump Beri Tenggat Waktu Selasa (7/4), Ini Konsekuensi Jika Tuntutan AS Tak Dipenuhi
ILUSTRASI. Trump beri ultimatum Selasa pukul 8 malam Waktu Timur untuk Iran. (REUTERS/Evan Vucci)


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Minggu (5/4/2026) meningkatkan tekanan terhadap Iran, dengan mengancam melalui unggahan media sosial bernada kasar bahwa ia akan menargetkan pembangkit listrik dan jembatan di Iran pada Selasa jika Selat Hormuz yang strategis tidak dibuka kembali.

“Hari Selasa akan menjadi Hari Pembangkit Listrik, dan Hari Jembatan, semuanya sekaligus, di Iran. Tidak akan ada yang seperti itu!!!” tulis Trump dalam unggahan di Truth Social, merujuk pada jalur pelayaran penting yang secara efektif telah ditutup Teheran sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan ke Iran lebih dari sebulan lalu.

“Buka Selat itu sekarang juga, dasar bajingan gila, atau kalian akan hidup dalam Neraka - TUNGGU SAJA!” tulis Trump, menutup unggahan pagi Paskahnya dengan kalimat: “Segala puji bagi Allah.”

Kemudian pada Minggu, dalam unggahan lanjutan, presiden memberikan tenggat waktu yang lebih jelas: “Selasa, pukul 8:00 malam Waktu Timur!”

Gedung Putih tidak menanggapi pertanyaan mengenai apakah Trump sedang menunjukkan waktu kapan Amerika Serikat akan menyerang Iran.

Melansir Reuters, ancaman Trump muncul setelah operasi penyelamatan intensif selama 48 jam terhadap dua pilot AS di dalam wilayah Iran. Trump mengatakan dalam unggahan media sosialnya pada Minggu sebelumnya bahwa pilot kedua yang berhasil diselamatkan mengalami luka serius dan merupakan seorang Kolonel yang “sangat dihormati”.

Baca Juga: Panel OPEC+ Sesalkan Serangan ke Infrastruktur Energi di Perang Iran

“Penyelamatan itu adalah Mukjizat Paskah,” kata Trump dalam pesan teks kepada program “Meet the Press” NBC News pada Minggu sebelum berangkat ke klub golfnya di Washington. “Penyelamatan seperti itu belum pernah terjadi sebelumnya di wilayah musuh yang begitu brutal.”

Dalam sedikitnya tujuh wawancara pada Minggu, Trump terus melontarkan ancaman terhadap Iran sambil mendorong adanya konsesi. Ia mengatakan kepada Fox News bahwa Iran sedang bernegosiasi dan kesepakatan mungkin tercapai pada Senin, tetapi jika tidak, ia akan “mengambil” minyak negara itu.

Dalam wawancara dengan ABC News, Trump mengatakan konflik seharusnya selesai dalam hitungan hari, bukan minggu. Namun jika tidak, pemerintahannya akan meledakkan seluruh negara itu dan sangat sedikit hal yang tidak mungkin dilakukan.

Presiden juga mengunggah secara daring bahwa ia akan menggelar konferensi pers pada Senin bersama militer AS dari Ruang Oval.

Pekan lalu, presiden mengatakan Amerika Serikat akan melancarkan serangan agresif terhadap Iran dalam dua hingga tiga minggu ke depan dan hampir menyelesaikan tujuan strategis utamanya dalam perang. Sejak operasi dimulai pada 28 Februari, ia berulang kali menyatakan bahwa Iran ingin membuat kesepakatan, meskipun kepemimpinan Iran belum menunjukkan kesediaan untuk memenuhi tuntutan Trump.

Pada Minggu, Garda Revolusi Iran memperingatkan bahwa serangan terhadap kepentingan ekonomi AS di kawasan akan ditingkatkan jika serangan terhadap target sipil di Iran kembali terjadi.

Baca Juga: Trump Akan Serang Infrastruktur Iran Selasa Besok Jika Tetap Blokir Selat Hormuz




TERBARU

[X]
×