Sumber: Reuters | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Alphabet, induk perusahaan Google, dikabarkan tengah bersiap menghimpun dana hingga US$25 miliar melalui penerbitan obligasi terbaru di Amerika Serikat. Langkah tersebut dilakukan di tengah besarnya kebutuhan investasi perusahaan teknologi untuk memperluas infrastruktur kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Mengutip laporan Bloomberg News pada Kamis (6/8/2026) yang mengacu pada sumber yang mengetahui rencana tersebut, Alphabet berpotensi menggalang dana hingga US$25 miliar melalui penawaran obligasi.
Berdasarkan dokumen yang diajukan kepada regulator, Alphabet menawarkan obligasi dalam hingga 10 seri. Bloomberg melaporkan tenor obligasi tersebut berkisar antara dua hingga 40 tahun.
Baca Juga: Pendapatan Warner Bros Mengecewakan, Iklan Lesu dan Kinerja Box Office Melemah
Hingga berita ini ditulis, Alphabet belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar dari Reuters.
Penerbitan obligasi ini menjadi langkah terbaru di antara perusahaan-perusahaan teknologi raksasa yang memanfaatkan pasar utang dan pasar modal untuk mendanai pembangunan infrastruktur AI yang membutuhkan investasi sangat besar.
Sepanjang 2026, kelompok perusahaan Big Tech diperkirakan menggelontorkan lebih dari US$730 miliar, dengan sebagian besar dialokasikan untuk pengembangan teknologi AI.
Sebelumnya, pada akhir Juli, Alphabet kembali menaikkan proyeksi belanja modal (capital expenditure/capex) tahunannya untuk kedua kalinya pada tahun ini.













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
