kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.612.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 17.983   12,00   0,07%
  • IDX 6.196   -118,88   -1,88%
  • KOMPAS100 811   -18,90   -2,28%
  • LQ45 615   -12,33   -1,97%
  • ISSI 214   -4,08   -1,87%
  • IDX30 346   -6,54   -1,86%
  • IDXHIDIV20 428   -6,37   -1,47%
  • IDX80 93   -2,15   -2,27%
  • IDXV30 117   -1,73   -1,46%
  • IDXQ30 111   -1,86   -1,65%

Harga Minyak WTI Rebound di Pagi Ini (7/5): Usai Anjlok 7% di Sesi Sebelumnya


Kamis, 07 Mei 2026 / 06:39 WIB
Harga Minyak WTI Rebound di Pagi Ini (7/5): Usai Anjlok 7% di Sesi Sebelumnya
ILUSTRASI. Harga Minyak Dunia dibuka rebound tipis pada Kamis (7/5/2026)


Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - TOKYO. Harga minyak mentah berjangka naik sekitar US$ 1 pada awal perdagangan hari ini, pulih dari koreksi di hari sebelumnya, karena investor menilai prospek kesepakatan perdamaian Timur Tengah.

Kamis (7/5/2026) pukul 06.15 WIB, harga minyak mentah berjangka jenis West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak pengiriman Juni 2026 naik 80 sen atau 0,8% menjadi US$ 95,88 per barel setelah sempat naik hingga ke US$ 96,33 per barel pada sesi tersebut.

Sebelumnya, harga minyak mentah kontrak acuan merosot sekitar 7% pada hari Rabu karena optimisme tentang kemungkinan berakhirnya perang di Timur Tengah, dengan laporan bahwa Amerika Serikat dan Iran hampir mencapai kesepakatan perdamaian awal.

Baca Juga: Harga Minyak Anjlok 7% Menyusul Laporan AS dan Iran Hampir Capai Kesepakatan Damai

Sebuah sumber dari mediator Pakistan dan sumber lain yang diberi pengarahan tentang mediasi mengatakan kesepakatan hampir tercapai mengenai memorandum satu halaman yang secara resmi akan mengakhiri konflik.

Iran mengatakan pada hari Rabu bahwa mereka sedang meninjau proposal perdamaian AS yang menurut sumber akan secara resmi mengakhiri perang sambil membiarkan tuntutan utama AS yang belum terselesaikan, yaitu agar Iran menangguhkan program nuklirnya dan membuka kembali Selat Hormuz.

Seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran yang dikutip oleh kantor berita ISNA Iran mengatakan Teheran akan menyampaikan tanggapannya. 

Presiden AS Donald Trump mengatakan dia "percaya Iran menginginkan kesepakatan."


Tag


KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×