kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.616.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 18.111   28,00   0,15%
  • IDX 6.186   94,98   1,56%
  • KOMPAS100 811   14,88   1,87%
  • LQ45 619   12,34   2,03%
  • ISSI 214   3,34   1,59%
  • IDX30 349   7,21   2,11%
  • IDXHIDIV20 430   7,44   1,76%
  • IDX80 93   1,76   1,94%
  • IDXV30 117   2,05   1,78%
  • IDXQ30 112   2,25   2,06%

Hasil survei: Juli, manufaktur China terkontraksi


Rabu, 24 Juli 2013 / 13:16 WIB
ILUSTRASI. Promo Traveloka Tiket Pesawat Domestik, Dapatkan Diskon Hingga Rp1 Juta!


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SHANGHAI. Berdasarkan hasil survei sejumlah lembaga penelitian, pada Juli 2013, indeks manufaktur China mencatatkan penurunan lebih besar dibanding ramalan sejumlah pelaku pasar. Hal itu menunjukkan adanya keraguan pelaku pasar atas kemampuan pemerintah untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi tahun ini.

Seperti yang ditunjukkan oleh hasil survei HSBC Holdings Plc dan Markit Economics yang merilis hasil indeks manufaktur China pada hari ini (24/7), yaitu sebesar 47,7%. Jika angka tersebut sesuai dengan laporan yang dirilis pemerintah China pada 1 Agustus mendatang, maka indeks tersebut merupakan level terendah dalam 11 bulan terakhir. Catatan saja, angka indeks manufaktur yang berada di bawah level 50 mengindikasikan adanya kontraksi pada perekonomian.

"Kunci dari perekonomian China saat ini adalah kepercayaan. Tapi sepertinya kepercayaan sedikit melemah baik di pasar finansial dan sektor korporat," jelas Qu Hongbin, HSBC's chief China economist di Hong Kong.

Sementara itu, pada pekan ini pemerintah China memberikan sinyal bahwa mereka akan berupaya untuk mencapai target pertumbuhan 7,5% pada tahun ini dan 7% tahun depan.

Terkait hal tersebut, menurut Qu, pemerintah Negeri Panda akan mengeluarkan tambahan anggaran, meski tak sebesar tahun 2008 yang mencapai 4 triliun yuan (US$ 586 miliar saat itu), untuk mengerem perlambatan ekonomi.

 




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×