kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45702,42   14,31   2.08%
  • EMAS934.000 -1,06%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Hijrah dari Amerika ke tanah kelahiran untuk membangun Coupang (2)


Jumat, 23 Agustus 2019 / 11:30 WIB
Hijrah dari Amerika ke tanah kelahiran untuk membangun Coupang (2)

Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Tri Adi

Agar memiliki kemampuan mumpuni di bidang bisnis, Kim mencoba kembali masuk ke Harvard Business School untuk mendapatkan gelar MBA tetapi hanya bertahan setahun. Dia pun lebih memilih fokus pada mendirikan usaha di Korsel.

Ketika telah kembali ke Seoul, Kim menciptakan situs semacam Groupon dengan membangun e-commerce milik sendiri Coupang. Agar lebih mudah mengumpulkan uang dari investor Amerika, Kim mendaftarkan usahanya, Coupang sebagai perseroan terbatas di AS.

Pada awal membangun Coupang, Kim harus rela membakar uang hingga mencapai US$ 1 juta untuk biaya iklan. Bahkan kala itu langkah tersebut menjadikannya sebagai pengiklan teratas Facebook di Korsel.

Kendati demikian transaksi harian yang dibukukan Coupang terbilang rendah. Lantaran situs ini masih menggunakan model bisnis yang buruk dengan retensi pelanggan yang rendah. Pada musim panas tahun 2013, Kim memutar otak dan menyusun strategi baru.

Ia mengamati tren berbelanja di luar negeri dengan mengubah Coupang menjadi pasar bergaya eBay. Agar merek usahanya semakin berkembang dan menyebar, Kim terus melakukan eksperimen dengan mengambil persediaan barang-barang dari pihak pertama. Sayangnya, bisnis e-commerce Coupang masih sangat bergantung pada penjual pihak ketiga yang mengemas dan mengirim barang-barang mereka sendiri.

Lewat eksperimen ini, Kim ingin memasok produk sendiri agar dapat memiliki produk rumah tangga yang banyak dicari dan bisa dikirim secepat mungkin. Namun kendala dana menjadi hambatan. Ia pun mulai mencari investor baru.

Lewat kepiawaian negosiasi, Kim berhasil mendapatkan investor dan telah mengumpulkan pendanaan sebesar US$ 400 juta dari investor seperti Sequoia Capital dan BlackRock.

(Bersambung)




TERBARU

Close [X]
×