Hubungan AS dan Arab Saudi Memanas Pasca Kebijakan Pemangkasan Produksi Minyak OPEC+

Rabu, 12 Oktober 2022 | 09:40 WIB Sumber: Reuters
Hubungan AS dan Arab Saudi Memanas Pasca Kebijakan Pemangkasan Produksi Minyak OPEC+

ILUSTRASI. Presiden Joe Biden pada Selasa mengatakan akan ada konsekuensi bagi hubungan AS dengan Arab Saudi setelah OPEC+ memangkas produksi. REUTERS/Evelyn Hockstein


KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Presiden Joe Biden pada Selasa mengatakan akan ada konsekuensi bagi hubungan AS dengan Arab Saudi setelah OPEC+ mengumumkan pekan lalu bahwa mereka akan memangkas produksi minyak atas keberatan AS.

Pengumumannya datang sehari setelah Senator Demokrat Bob Menendez, ketua Komite Hubungan Luar Negeri Senat, mengatakan Amerika Serikat harus segera membekukan semua kerja sama dengan Arab Saudi, termasuk penjualan senjata.

Biden, dalam sebuah wawancara dengan CNN Jake Tapper, tidak akan membahas opsi apa yang dia pertimbangkan.

Baca Juga: Arab Saudi: Keputusan OPEC+ Memangkas Produksi Minyak Murni Karena Faktor Ekonomi

Sekretaris pers Gedung Putih Karine Jean-Pierre mengatakan tinjauan kebijakan akan dilakukan tetapi tidak memberikan batas waktu untuk tindakan atau informasi tentang siapa yang akan memimpin evaluasi ulang. Amerika Serikat akan mengawasi situasi dengan cermat "selama beberapa minggu dan bulan mendatang," katanya.

OPEC+ mengumumkan rencana pengurangan produksi minyak pekan lalu setelah berminggu-minggu melobi satu sama lain pejabat AS. Amerika Serikat menuduh Arab Saudi bersujud ke Rusia, yang menolak pembatasan Barat pada harga minyak Rusia yang didorong oleh invasi Ukraina.

Para pejabat AS diam-diam berusaha membujuk Arab sebagai mitra terbesarnya untuk menolak gagasan pengurangan produksi, tetapi penguasa de-faktor Arab Saudi, Putra Mahkota Mohammed bin Salman, tidak terpengaruh.

Editor: Handoyo .

Terbaru