kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

IDEX 2021 jadi ajang Rusia pamerkan beragam senjata anti-drone


Minggu, 28 Februari 2021 / 09:15 WIB


Sumber: TASS | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - ABU DHABI. Dalam gelaran pameran senjata internasional IDEX 2021, Rusia mengirim Rosoboronexport, perusahaan senjata negara yang ada di bawah Rostec. Menyoroti kebutuhan peperangan elektronik di era modern, sejumlah peralatan tempur anti-drone turut dipamerkan.

Rosoboronexport merupakan bagian dari perusahaan teknologi negara, Rostec. Dilansir dari TASS, Rosoboronexport mengadakan presentasi terbuka bertajuk "Pendekatan Baru untuk Membangun Sistem Counter-Drone Terpadu", di stan pajangannya pada 22 Februari lalu.

Rosoboronexport mendemonstrasikan sistem peperangan elektronik Repellent-Patrol yang mampu mengganggu kendaraan udara tak berawak (UAV) pada jarak hingga 20 km.

Baca Juga: Angkatan Udara AS: Jet siluman F-35 bermasalah dan perlu pengganti

Bukan cuma itu, Rosoboronexport juga akan memamerkan pistol elektro-magnetik Pishchal, salah satu pengacau sistem drone dalam genggaman paling ringan di pasaran.

Bobotnya hanya  sekitar 3,5 kg tetapi dapat mengganggu saluran navigasi dan kontrol UAV pada jarak hingga 2 km, pamer Rosoboronexport.

"Sebagai bagian dari presentasi, Rosoboronexport akan menawarkan solusi paket barunya sistem yang mampu secara efektif melawan serangan oleh kendaraan udara tak berawak, menggabungkan peperangan elektronik dan sistem pertahanan udara dari berbagai kelas," ungkap perusahaan tersebut.

Peralatan lain yang juga menjadi unggulan adalah senjata anti-pesawat Pantsyr-S1M dan sistem rudal permukaan-ke-udara Tor. Keduanya merupakan komponen hard-kill dari sistem UAV counter andalan Rosoboronexport.

Dijelaskan bahwa Pantsyr-S1M memiliki persenjataan rudal dan senjata serta menghilangkan target udara pada jarak hingga 30 km dan pada ketinggian hingga 18 km.

Baca Juga: PPK-20, senapan mesin ringan canggih Rusia untuk hormati Viktor Kalashnikov




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×