kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

IMF Siapkan Dana US$ 200 Miliar


Senin, 13 Oktober 2008 / 07:59 WIB
ILUSTRASI. Yuwono Triatmodjo


Sumber: Reuters |

WASHINGTON DC. Menteri perekonomian dari seluruh dunia duduk bersama di Washington DC untuk membincangkan langkah-langkah untuk mengerem dampak dari krisis global. Pejabat teras ini mengingatkan negara-negara dunia ketiga berpotensi untuk mengalami kemunduran perekonomian; dan mengimbau negara-negara maju menggelontorkan bantuannya. 

“Ini adalah bencana yang dibikin manusia,” tegas World Bank president Robert Zoellick. Itu sebabnya, penanganan kembali pada setiap negara.

World Bank dan International Monetary Fund (IMF) berencana untuk menggelontorkan segala kemampuannya untuk membantu negara-negara mengatasi krisis global ini. World Bank menegaskan, pihaknya memiliki kapasitas untuk memberi pinjaman dengan kenyamanan dobel bagi negara berkembang yang membutuhkan. IMF Managing Director Dominique Strauss-Kahn menegaskan, ada dana yang siap dikucurkan senilai $200 miliar.

Melonjaknya harga bahan bakar dan makanan membikin anggaran negara membengkak. World Bank merilis 28 negara yang masuk dalam daftar negara-negara yang kini tengah menghadapi ketegangan perekonomian. Di antaranya Jordan, Lebanon, Cambodia, Sri Lanka to Jamaica, Haiti, Ethiopia, Rwanda, Malawi, Nepal, Fiji dan Ivory Coast.

“Kita harus menjamin bahwa pemerintah dan publik memperhatikan negaranya dan tidak mundur dari komitmennya untuk menyurungkan bantuan,” tegas Zoellick.




TERBARU

[X]
×