kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   0,00   0,00%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Impor Batubara China Capai Rekor Tertinggi di Bulan September


Senin, 14 Oktober 2024 / 16:13 WIB
ILUSTRASI. A man walks past a coal-fired power plant in Shanghai, China, October 14, 2021. REUTERS/Aly Song


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Impor batubara China mencapai rekor bulanan tertinggi pada September 2024, didorong oleh penurunan harga batubara internasional.

Sebagaimana rilis data dari Administrasi Umum Kepabeanan China pada Senin (14/10).

Baca Juga: Harga Batubara Naik, Begini Proyeksinya Sampai Akhir Tahun 2024

Pengiriman batubara pada September tercatat sebanyak 47,59 juta ton, meningkat 13% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Harga batubara Newcastle, yang menjadi acuan di Asia, terus menurun sepanjang September, dengan harga mencapai titik terendah US$136,46 per ton pada 23 September.

Harga tersebut turun 7% dari puncak tertinggi di bulan Agustus yang mencapai US$147,13 per ton, menjadikan batu bara impor lebih menarik dibandingkan pasokan domestik.

Sementara itu, pembangkit listrik tenaga uap di China kembali mencatat pertumbuhan pada Agustus seiring dengan meningkatnya permintaan listrik akibat gelombang panas.

Baca Juga: Produksi Batubara China Terganggu, Harga Batubara Menghangat

Sementara produksi listrik dari tenaga air mengalami penurunan.

Permintaan dari industri kimia juga turut mendukung penggunaan batubara, menurut para analis.

Selama sembilan bulan pertama tahun 2024, impor batubara China mencapai 3,89 miliar ton, naik 11,9% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×