Reporter: Rizki Caturini | Editor: Rizki Caturini
KONTAN.CO.ID - JAKARTA.PMI Manufaktur NBS resmi Tiongkok naik tipis menjadi 49,2 pada November 2025 dari level terendah enam bulan di bulan Oktober sebesar 49.
Ini sesuai dengan ekspektasi pasar. Namun, hal ini menandai penurunan aktivitas pabrik selama delapan bulan berturut-turut, karena produsen menghadapi permintaan yang terus melemah, persaingan harga yang semakin ketat di dalam negeri, dan sentimen ekspor yang berhati-hati di tengah ketidakpastian global.
Seperti dikutip Tradingeconomics, Minggu (30/11), pesanan baru turun untuk bulan kelima berturut-turut (49,2 vs 48,8 pada bulan Oktober), sementara penjualan luar negeri (47,6 vs 45,9). Aktivitas pembelian (49,5 vs 49,0), dan ketenagakerjaan (48,4 vs 48,3). Semuanya tetap lemah.
Pada saat yang sama, produksi stagnan setelah penurunan pertama dalam enam bulan di bulan Oktober (50 vs 49,7). Terkait inflasi, biaya input naik untuk bulan kelima berturut-turut, dengan laju kenaikan yang lebih cepat (53,6 vs. 52,5).
Harga jual terus turun, meskipun dengan laju yang lebih lambat (48,2 vs. 47,5). Terakhir, kepercayaan bisnis menguat dari level terendah tiga bulan di bulan Oktober (53,1 vs. 52,8).













