India berhasil catat jumlah kasus Covid-19 harian terendah sejak 14 April

Selasa, 25 Mei 2021 | 12:23 WIB Sumber: Reuters
India berhasil catat jumlah kasus Covid-19 harian terendah sejak 14 April

ILUSTRASI. Seorang pasien penderita Covid-19 menerima perawatan di dalam bangsal gawat darurat di Rumah Sakit Holy Family di New Delhi, India, Kamis (29/4/2021).


KONTAN.CO.ID - NEW DELHI. India mulai melihat sedikit harapan terkait krisi Covid-19 yang melanda negaranya setelah mencatat kenaikan jumlah kasus terendah pada hari Selasa (25/5).

Dilansir dari Reuters, pada hari Selasa India hanya mencatat 196.427 kasus baru dalam 24 jam. Angka tersebut, meski cukup besar, merupakan angka terkecil sejak 14 April lalu.

Meskipun demikian, angka kematian harian tetap naik menjadi 3.511 kasus dalam 24 jam terakhir.

Dengan tambahan data hari Selasa ini, maka total kasus Covid-19 di India hingga saat ini mencapai 26,95 juta, sementara total kematian mencapai 307.231, berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan.

Baca Juga: Ngeri! Kematian di India akibat COVID-19 menembus angka 300.000

Berencana melonggarkan pembatasan sosial

Penurunan jumlah kasus harian mendorong sejumlah kota untuk mulai melonggarkan pembatasan sosial, termasuk ibu kota New Delhi yang jadi salah satu kota yang merasakan dampak terparah.

Sejak 20 April isolasi ketat diberlakukan di New Delhi, mendorong penurunan kasus yang cukup signifikan. Ketua Menteri Delhi, Arvind Kejriwal mengatakan kasus baru telah menurun dalam beberapa minggu terakhir dan tingkat positif tes telah turun di bawah 2,5%, dibandingkan dengan 36% bulan lalu.

"Jika kasus terus menurun selama seminggu, maka mulai 31 Mei kami akan memulai proses pembukaan pembatasan," kata Kejriwal dalam konferensi persnya, dilansir oleh Reuters.

Jumlah kasus Covid-19 harian di India mulai menurun setelah mencapai puncaknya pada 9 Mei lalu. Namun, para ahli memperingatkan India dapat menghadapi gelombang ketiga infeksi dalam beberapa bulan mendatang.

Masalah baru timbul akibat kurangnya pasokan vaksin secara nasional, mengakibatkan banyak negara bagian tidak dapat memvaksinasi warganya yang berusia di bawah 45 tahun.

Selanjutnya: India terancam kekurangan vaksin Covid-19 sampai akhir tahun

Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Terbaru