kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.639.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.676   -107,00   -0,60%
  • IDX 6.668   72,11   1,09%
  • KOMPAS100 872   13,18   1,53%
  • LQ45 663   10,90   1,67%
  • ISSI 232   2,15   0,94%
  • IDX30 371   5,78   1,58%
  • IDXHIDIV20 459   8,65   1,92%
  • IDX80 100   1,57   1,60%
  • IDXV30 127   2,77   2,24%
  • IDXQ30 119   2,33   2,00%

Harga Minyak Naik, Investor Menimbang Ketegangan AS-Iran


Kamis, 12 Februari 2026 / 16:50 WIB
Harga Minyak Naik, Investor Menimbang Ketegangan AS-Iran
ILUSTRASI. Harga minyak sedikit naik pada Kamis (12/2/2026) karena investor mempertimbangkan potensi peningkatan ketegangan AS-Iran. (REUTERS/Dado Ruvic)


Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - LONDON. Harga minyak sedikit naik pada Kamis (12/2/2026) karena investor mempertimbangkan potensi peningkatan ketegangan AS-Iran dan kekhawatiran bahwa serangan terhadap Teheran atau pengiriman dapat menyebabkan gangguan pasokan.

Mengutip Reuters, harga minyak mentah Brent berjangka naik 35 sen, atau 0,5%, menjadi US$ 69,75 per barel pada pukul 0853 GMT. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS naik 37 sen, atau 0,57%, menjadi US$ 65.

Kedua patokan tersebut masing-masing mencatatkan kenaikan sekitar 0,9% dan 1% pada hari Rabu karena kekhawatiran investor tersebut menutupi peningkatan stok minyak mentah AS.

Kemungkinan gangguan terhadap transit 20 juta barel per hari (bpd) minyak melalui Selat Hormuz mendukung harga meskipun persediaan AS lebih tinggi, kata analis PVM John Evans, menambahkan bahwa dolar yang lebih lemah juga menopang harga.

Baca Juga: Singapura Perkirakan Surplus Anggaran Tahun 2026 Sebesar 1% dari PDB

Sekitar seperlima dari total konsumsi minyak dunia melewati Selat Hormuz. 

Presiden AS Donald Trump mengatakan setelah pembicaraan dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada hari Rabu bahwa mereka belum mencapai kesepakatan pasti tentang bagaimana melanjutkan negosiasi dengan Iran, tetapi negosiasi dengan Teheran akan terus berlanjut. 

Trump mengatakan pada hari Selasa bahwa ia mempertimbangkan untuk mengirim kapal induk kedua ke Timur Tengah jika kesepakatan tidak tercapai dengan Iran. Tanggal dan tempat putaran pembicaraan berikutnya belum diumumkan.

Sementara itu, Badan Energi Internasional (IEA) menurunkan perkiraan pertumbuhan permintaan minyak global tahun 2026 pada hari Kamis, dengan alasan dampak kenaikan harga terhadap konsumsi. 

Baca Juga: Harga Emas Turun, Data Pekerjaan AS Meredam Ekspektasi Penurunan Suku Bunga The Fed

Peningkatan persediaan minyak mentah AS yang besar juga membatasi kenaikan harga. Persediaan minyak mentah AS meningkat sebesar 8,5 juta barel menjadi 428,8 juta barel pekan lalu, menurut Badan Informasi Energi (EIA), jauh melebihi peningkatan 793.000 barel yang diperkirakan oleh analis dalam jajak pendapat Reuters.

Data EIA menunjukkan bahwa tingkat pemanfaatan kilang AS turun sebesar 1,1 poin persentase dalam pekan tersebut menjadi 89,4%.


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×