kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Induk AirBus berganti nama


Rabu, 31 Juli 2013 / 16:14 WIB
Induk AirBus berganti nama
ILUSTRASI. Pemerintah memastikan, imbal hasil SBN khusus untuk peserta tax amnesty sama dengan imbal hasil SBN biasa.


Sumber: BBC |

PARIS.Induk perusahaan Airbus, EADS mengubah namanya menjadi Airbus Group.

Airbus Group mempunyai tiga divisi perusahaan yaitu penerbangan komersial, pertahanan dan luar angkasa, dan helikopter.

EADS menilai langkah ini akan meningkatkan integrasi dan kelekatan melalui perubahan nama grup usaha itu dan juga divisi-divisinya lewat penggunaan nama merek Airbus yang telah dikenal di seluruh dunia.

Penerapan dari proses pergantian ini semua akan mulai berlaku pada bulan Januari dan akan selesai pada pertengahan tahun 2014.

"Pergantian nama secara sederhana akan menyatukan seluruh unsur perusahaan di bawah merek terbaik yang kami punya, merek ini juga mewakili produk yang dikenal secara internasional, penuh inovasi dan integrasi serta memberikan dua per tiga dari keuntungan kami," kata Kepala Eksekutif EADS, Tom Enders.

"Pergantian nama ini juga kembali ingin memunculkan kembali pesan yang isinya "we make things fly."

Pengumuman pergantian nama ini muncul seiring penyampaian EADS terkait dengan keuntungan bersih yang mereka dapat pada kuartal kedua tahun ini.

Mereka mengatakan keuntungan pada kuartal kedua tahun ini meningkat 14% dan mencapai US$686 juta.

Perusahaan itu juga mengatakan pemesanan produk pesawat mereka pada enam bulan pertama di tahun ini meningkat cukup besar.

Pesawat komersial Airbus mendapat pesanan hingga 722 pesawat jumlah ini jauh lebih besar dibanding periode yang sama di tahun lalu di mana mereka menerima 230 pesanan.


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×