kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.890   8,00   0,04%
  • IDX 6.302   -72,08   -1,13%
  • KOMPAS100 823   -12,50   -1,50%
  • LQ45 627   -6,68   -1,05%
  • ISSI 217   -3,15   -1,43%
  • IDX30 351   -3,41   -0,96%
  • IDXHIDIV20 427   -2,06   -0,48%
  • IDX80 94   -1,35   -1,41%
  • IDXV30 117   -1,05   -0,89%
  • IDXQ30 111   -0,62   -0,56%

Inflasi India Mulai Menjinak pada November


Jumat, 26 Desember 2008 / 14:44 WIB


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

NEW DELHI. Tingkat inflasi India sudah mulai menjinak. Bahkan penurunannya mencapai level terendah dalam sembilan bulan terakhir. Tentunya hal ini semakin memberikan ruang bagi bank sentral untuk memangkas lagi suku bunga acuannya untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi.

Menurut kementerian perdagangan di New Delhi hari ini, pada minggu yang berakhir 13 Desember, harga barang-barang secara keseluruhan mengalami kenaikan sebesar 6,61% dibanding tahun sebelumnya. Angka tersebut sesuai dengan nilai tengah 17 ekonom yang disurvei Bloomberg News.

Dengan demikian, inflasi India telah mengalami penurunan di bawah target inflasi akhir tahun keuangan yang dipatok 7% oleh bank sentral akibat menurunnya harga retail bahan bakar. Rendahnya tingkat inflasi semakin membuka jalan bagi Gubernur bank sentral Duvvuri Subbarao untuk memotong suku bunga yang ke empat kalinya dalam dua bulan dan pengimplementasian kebijakan moneter agresif untuk mendukung pertumbuhan.

“Tren penurunan tingkat inflasi akan terus berlanjut dan hal itu memberikan ruang bagi Reserve Bank of India untuk menurunkan suku bunga. Adanya pemangkasan lebih jauh akan membantu meminimalkan risiko pertumbuhan dan memberikan kepercayaan yang tinggi di pasar,” ungkap Prasanna Nanthasubramaniam, analis ICICI Securities Ltd di Mumbai.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×