kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.840   38,00   0,23%
  • IDX 8.267   -24,02   -0,29%
  • KOMPAS100 1.169   -3,14   -0,27%
  • LQ45 839   -3,29   -0,39%
  • ISSI 296   -0,19   -0,06%
  • IDX30 435   -0,54   -0,12%
  • IDXHIDIV20 521   0,31   0,06%
  • IDX80 130   -0,38   -0,29%
  • IDXV30 143   0,86   0,61%
  • IDXQ30 141   -0,27   -0,19%

Inggris akhiri penguncian COVID-19: Tidak ada masker, tidak ada jaga jarak


Selasa, 06 Juli 2021 / 14:44 WIB
Inggris akhiri penguncian COVID-19: Tidak ada masker, tidak ada jaga jarak
ILUSTRASI. Petugas polisi berkuda berpatroli di distrik keuangan, saat penyebaran COVID-19 berlanjut, di London, Inggris, 8 Januari 2021. REUTERS/John Sibley.


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - LONDON. Perdana Menteri Inggris Boris Johnson menetapkan tanggal 5 Juli sebagai langkah awal dalam pelonggaran penguncian pandemi COVID-19 di negeri Ratu Elizabeth II.

Termasuk, penghapusan kebijakan yang mengatur jarak sosial dan masker wajah, serta mengakhiri imbauan resmi untuk bekerja dari rumah alias work from home.

Johnson memperkirakan, pencabutan pembatasan secara bertahap akan berlangsung hingga 19 Juli. Dia bilang, keputusan akhir akan pemerintah umumkan pada 12 Juli nanti. 

Berikut rencananya:

Baca Juga: Hong Kong melarang penerbangan dari Inggris untuk mengekang penyebaran Covid-19

Masker wajah

Peraturan yang mewajibkan masker wajah akan dicabut. Pemerintah Inggris akan terus merekomendasikan masyarakat memakai masker dalam keadaan tertentu, tetapi ini akan menjadi pilihan pribadi.

Penyedia transportasi masih bisa memilih untuk tetap menerapkan aturan menggunakan masker, jika mereka memutuskan untuk melakukannya.

Jarak sosial

Tidak akan ada batasan berapa banyak orang yang bisa bertemu untuk bersosialisasi, atau di mana mereka dapat bertemu. 

Ini berlaku untuk pernikahan, pemakaman, dan acara penting lainnya. Itu juga termasuk di panti jompo, meskipun langkah-langkah pengendalian infeksi yang ditingkatkan akan berlaku.

Kemudian, tidak akan ada aturan lebih lanjut yang mendikte orang untuk menjaga jarak setidaknya 1 meter.

Baca Juga: PM Inggris tidak yakin virus corona berasal dari laboratorium di Wuhan




TERBARU

[X]
×