kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Ingin saingi AS, belanja militer China melonjak di tahun lalu


Senin, 27 April 2020 / 14:38 WIB
ILUSTRASI. Kapal selam nuklir China. Negara-negara di dunia menghabiskan US$ 1,9 triliun pada pos militer mereka sepanjang 2019. To match Special Report CHINA-ARMY/NUCLEAR REUTERS/Stringer ATTENTION EDITORS - THIS IMAGE WAS PROVIDED BY A THIRD PARTY. CHINA OUT.


Sumber: AFP | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - LONDON. Para peneliti mencatat bahwa pengeluaran militer global menunjukkan peningkatan terbesar dalam satu dekade pada 2019. Dua negara ASia menjadi yang paling boros di tahun lalu.

Dilansir dari AFP, negara-negara di dunia menghabiskan US$ 1,9 triliun pada pos militer mereka sepanjang 2019, menurut laporan oleh Institut Penelitian Perdamaian Internasional Stockholm (SIPRI).

Baca Juga: China ancam boikot Australia, ini pemicu utamanya

Jumlah tersebut naik 3,6% dibanding 2018 dan menjadi, pertumbuhan belanja terbesar sejak 2010. "Pengeluaran militer telah mencapai titik tertinggi sejak akhir Perang Dingin," kata Nan Tian, ​​seorang peneliti di SIPRI.

Pendorong peningkatan ini adalah pembelanja terbesar di dunia, dipimpin oleh AS, yang menghabiskan US$ 732 miliar pada tahun 2019 alias meningkat 5,3%. Negeri Paman Sam sendiri menyumbang 38% dari pengeluaran global.

Untuk pertama kalinya, dua negara Asia berada di antara tiga negara teratas, dengan China dan India masing-masing menghabiskan sekitar US$ 261 miliar (naik 5,1%) dan US$ 71,1 miliar (naik 6,8%).

Sementara pengeluaran China selama 25 tahun terakhir telah mengikuti dengan ketat ekspansi ekonomi negara itu yang cepat, investasi mereka juga mencerminkan ambisi mereka untuk memiliki militer kelas dunia.

Baca Juga: Aksi keras diplomat China dinilai bakal jadi bumerang saat wabah corona berakhir

"Tiongkok secara terbuka menyatakan bahwa mereka ingin bersaing dengan AS sebagai negara adikuasa militer," kata Tian.




TERBARU

[X]
×