kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.085.000   40.000   1,31%
  • USD/IDR 16.809   26,00   0,15%
  • IDX 8.235   0,22   0,00%
  • KOMPAS100 1.156   -1,44   -0,12%
  • LQ45 834   -3,53   -0,42%
  • ISSI 293   0,28   0,09%
  • IDX30 440   -3,60   -0,81%
  • IDXHIDIV20 527   -6,48   -1,22%
  • IDX80 129   -0,27   -0,21%
  • IDXV30 143   -1,25   -0,87%
  • IDXQ30 141   -1,73   -1,21%

Ini alasan Facebook akuisisi WhatsApp


Kamis, 20 Februari 2014 / 08:36 WIB
Ini alasan Facebook akuisisi WhatsApp
ILUSTRASI. Ada kemungkinan bahwa pemerintah AS menahan penguatan dollar AS, karena kurs yang tinggi tidak menguntungan, ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/rwa.


Reporter: Edy Can, Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Facebook telah mengumumkan akuisisi WhatsApp kemarin (19/2). Tentu ada alasan bagi Facebook untuk mengakuisisi perusahaan aplikasi percakapan mobile tersebut.

Dari total akuisisi senilai US$ 16 miliar, sebesar US$4 miliar dibayar dalam bentuk tunai dan sebesar US$ 12 miliar dibayar dengan saham Facebook.

Berikut alasan Facebook kenapa membeli WhatsApp;

em>Pertama, WhatApp memiliki 450 juta orang pelanggan setiap bulannya.

em>Kedua, 70% dari jumlah pelanggan yang disebutkan di atas aktif menggunakannya setiap hari. 

em>Ketiga, besaran jumlah pesan yang dibuat menggunakan layanan ini mendekati jumlah keseluruhan besaran jumlah SMS (short message service) secara global.

em>Keempat, pertumbuhannya perusahaan ini naik dan diperkirakan 1 juta orang mendaftar atau registrasi menjadi pengguna Whatsapp setiap harinya.

“WhatsApp telah meretas jalan untuk menghubungkan 1 miliar orang. Layanan yang mampu mencapai pencapaian seperti itu memiliki nilai yang luar biasa tinggi,” kata Mark Zuckerberg, pendiri dan CEO Facebook dalam sebuah pernyataan hari ini.  Sementara itu, Jan Koum, pendidi dan juga CEO WhatsApp mengaku bahagia bisa bergabung dengan Facebook. 




TERBARU
Kontan Academy
Procurement Strategies for Competitive Advantage (PSCA) AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026

[X]
×