Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
Ancaman Trump untuk menggunakan kekuatan guna menguasai Greenland, wilayah otonom Denmark, juga membuka keretakan dengan sekutu-sekutu keamanan AS di kawasan Atlantik.
Serangan AS dan penangkapan Maduro dinilai menantang pengaruh China di Amerika Latin dan Karibia, kawasan di mana Xi sebelumnya menjanjikan jalur kredit baru serta investasi infrastruktur.
“China bersedia tetap menjadi sahabat dan mitra yang baik bagi negara-negara Amerika Latin dan Karibia,” kata Xi kepada Lula.
Ia menyebut kemitraan strategis 2024 antara China dan Brasil, yang menyelaraskan Inisiatif Sabuk dan Jalan (Belt and Road Initiative) dengan agenda Brasil di bidang pertanian, infrastruktur, dan transisi energi, sebagai contoh solidaritas dan kerja sama antarnegara Global South.
China, lanjut Xi, juga ingin membangun komunitas China–Amerika Latin dengan masa depan bersama.
Tonton: Harga Emas Dunia Tembus 4.900 Dollar AS, Goldman Sachs: Berpotensi Naik ke 5.400 Dollar AS
Sementara itu, Lula menyampaikan kepada Xi bahwa Brasil akan memberikan pembebasan visa untuk beberapa kategori kunjungan jangka pendek bagi warga negara China. Kebijakan ini merupakan bentuk timbal balik atas langkah China yang sejak tahun lalu telah memberikan pembebasan visa bagi warga Brasil, menurut pemerintah Brasil.













