Sumber: money.cnn | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
SAN JOSE. Performa mayoritas mata uang Amerika Latin keok saat berhadapan dengan dollar AS pada tahun ini. Namun tidak demikian halnya dengan mata uang Costa Rica yang melawan tren.
Berdasarkan data yang dihimpun CNNMoney, mata uang Costa Rica yang bernama colon sudah menguat 1% versus dollar di sepanjang 2015. Meski tidak besar, namun hal itu mengindikasikan bahwa perekonomian Costa Rica cukup tangguh.
Bandingkan dengan negara Amerika Latin utama lainnya seperti Brazil, Chili, hingga Kolombia, yang mendapat pukul keras tahun ini akibat anjloknya harga komoditas serta perlambatan ekonomi China yang memburuk.
Kondisi itu menyebabkan mata uang mereka juga ambruk secara dramatis. Di antara yang terburuk adalah real Brazil yang sudah keok hingga 30% di sepanjang tahun ini.
Fakta bahwa mata uang Costa Rica berhasil menguat terhadap dollar AS cukup mengejutkan. Hal ini juga menjadi pertanda bahwa Costa Rica mulai mengganti imejnya dari banana republic menjadi negara berbasis industri.
"Bagi negara kecil, kamu sudah melakukan diversifikasi," jelas Presiden Costa Rica Luis Guillermo Solis kepada CNNMoney.
Meksi demikian, penguatan mata uang tidak selalu berarti kabar baik. Sebab, hal itu dapat menyebabkan tingkat ekspor kian mahal dan pelemahan mata uang dalam jangka panjang dapat membantu perekonomian.
Namun seringkali penguatan tersebut juga merefleksikan kesehatan ekonomi suatu negara. Perekonomian Costa Rica diramal akan tumbuh 3,5% pada tahun ini.












