kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.000   0,00   0,00%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Inilah gejala terbaru Covid-19, apa itu?


Kamis, 10 Juni 2021 / 06:00 WIB
ILUSTRASI. Belakangan, para peneliti telah menghubungkan mata kering dan gejala mata lainnya dengan infeksi Covid-19. Kompas/Agus Susanto 7-5-2011


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Saat masker Anda menempel longgar di wajah, udara yang dihembuskan dapat bergerak ke atas dan mempercepat laju hilangnya kelembapan mata Anda. Orang yang sudah memiliki mata kering kemungkinan besar akan mengalami mata kering akibat penggunaan masker yang berkepanjangan.

Peningkatan waktu menatap layar monitor gadget adalah faktor lain yang dapat berkontribusi pada jumlah orang yang melaporkan kekeringan mata.

Sejak awal pandemi, banyak orang beralih ke kerja atau belajar virtual. Menghabiskan waktu lama untuk melihat layar gadget sehingga menyebabkan tingkat kedipan yang lebih lambat dan penurunan kelembapan mata.

Selanjutnya: Seberapa lama tubuh Anda kebal terhadap infeksi Covid-19?




TERBARU

[X]
×