kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45950,15   -24,18   -2.48%
  • EMAS989.000 -0,20%
  • RD.SAHAM -0.20%
  • RD.CAMPURAN 0.04%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.12%

Insinyur Angkatan Laut AS Mengaku Menjual Rahasia Kapal Selam Nuklir ke Negara Asing


Selasa, 15 Februari 2022 / 11:12 WIB
Insinyur Angkatan Laut AS Mengaku Menjual Rahasia Kapal Selam Nuklir ke Negara Asing
ILUSTRASI. USS Michigan, kapal selam bertenaga nuklir kelas Ohio, tiba di pangkalan angkatan laut di Busan, Korea Selatan, 25 April 2017


Sumber: Channel News Asia | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Seorang insinyur Angkatan Laut AS akhirnya mengakui telah berusaha menjual informasi rahasia tentang kapal selam nuklir ke negara asing. Pengakuan ini akhirnya keluar di pengadilan federal pada hari Senin (14/2).

Terdakwa adalah Jonathan Toebbe. Ia baru mengaku bersalah di depan hakim federal lebih dari empat bulan setelah ditangkap bersama sang istri, Diana Toebbe.

Departemen Kehakiman mengatakan dalam pernyataannya bahwa Jonathan telah bekerja sejak 2012 pada desain reaktor untuk kapal selam kelas Virginia, kapal selam serang generasi terbaru di armada AS.

Baca Juga: Korea Utara: AUKUS hanya alat AS untuk mengancam keamanan dunia

Dilansir dari Channel News Asia, Jonathan diperkirakan akan dijatuhi hukuman antara 12 setengah hingga 17 setengah tahun penjara karena telah mengakui kesalahan.

Istrinya masih berusaha membela diri dan mengaku tidak terlibat dengan aksi sang suami. Namun, pengadilan menyatakan ia telah terlibat secara sukarela dalam aksi suaminya untuk melindungi data rahasia militer negara yang dilindungi demi keuntungan negara asing.

Dokumen pengadilan juga mengungkap bahwa Diana telah melakukan beberapa tindakan untuk melancarkan aksi suaminya, termasuk melakukan pengintaian.

Pengadilan sampai saat ini belum mengungkap ke negara mana pasangan ini hendak menjual data rahasia militer AS. Namun, dokumen menyebut bahwa negara yang terlibat merupakan sekutu AS yang tidak menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa utamanya.

Baca Juga: Insinyur Angkatan Laut AS didakwa menjual rahasia kapal selam nuklir negara

Jonathan diketahui telah mengirim paket ke negara asing pada April 2020. Paket itu berisi contoh Data Terbatas dan instruksi untuk menjalin hubungan rahasia untuk membeli Data Terbatas tambahan.

"Toebbe mulai berkorespondensi melalui email terenkripsi dengan seseorang yang dia yakini sebagai perwakilan pemerintah asing. Orang itu benar-benar agen FBI yang menyamar," ungkap Departemen Kehakiman.

Sebagai imbalan, pasangan suami istri ini menerima saldo mata uang kripto yang jumlahnya terus meningkat sebesar puluhan ribu dolar.

Transaksi datanya dilakukan dengan modus menyelipkan kartu memori ke dalam sandwich selai kacang, dalam paket permen karet, dan dalam pembungkus Band-Aid.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Financial Modeling & Corporate Valuation Fundamental Supply Chain Planner Development Program (SCPDP)

[X]
×