kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Iran: Jika Barat mendorong Iran ke arah senjata nuklir, itu bukan lagi kesalahan kami


Selasa, 09 Februari 2021 / 21:06 WIB
ILUSTRASI. Tekanan terus-menerus dari Barat bisa mendorong Iran untuk melawan dan membuat senjata nuklir.


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

Pemerintahan Joe Biden sedang menjajaki cara untuk memulihkan kesepakatan nuklir 2015 yang Iran tandatangani bersama kekuatan besar dunia. Tetapi, Pemerintah Donald Trump keluar dari perjanjian itu pada 2018 dan kembali menerapkan sanksi. 

Iran membalas dengan melanggar ketentuan kesepakatan tersebut langkah demi langkah.

Biden sebelumnya mengatakan, jika Teheran kembali ke kepatuhan ketat dengan pakta itu, Washington akan mengikuti, menggunakan itu sebagai batu loncatan untuk perjanjian yang lebih luas yang mungkin membatasi pengembangan rudal Iran dan kegiatan regionalnya.

Hanya, Teheran bersikeras, Washington harus mengurangi sanksi terlebih dahulu sebelum melanjutkan kepatuhan kesepakatan nuklir 2015. Itu telah mengesampingkan negosiasi tentang masalah keamanan yang lebih luas.

Selanjutnya: Iran: Jika ingin membuat senjata nuklir, kami bisa melakukannya beberapa waktu lalu




TERBARU

[X]
×