kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Iran Menjatuhkan Hukuman Mati Terhadap 4 Orang Terkait Intelijen Israel


Senin, 29 Januari 2024 / 13:20 WIB
ILUSTRASI. Bendera Iran berkibar di depan markas besar Badan Energi Atom Internasional (IAEA), sebelum dimulainya pertemuan dewan gubernur, di Wina, Austria, 1 Maret 2021.


Penulis: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - Mahkamah Agung Iran pada hari Senin (29/1)menjatuhkan hukuman mati terhadap empat orang yang dikatakan terkait dengan operasi intelijen Israel.

Melansir Reuters, para terdakwa dituduh memasuki wilayah Iran secara ilegal dari wilayah Kurdistan Irak untuk melakukan operasi pengeboman di pabrik yang memproduksi peralatan untuk Kementerian Pertahanan Iran yang berbasis di Isfahan.

Intelijen Iran akhirnya berhasil mengungkap bahwa keempatnya merencanakan sebuah operasi atas nama Mossad yang akan dilakukan pada musim panas 2022.

Baca Juga: Konflik Iran-Pakistan: Latar Belakang dan Aktor yang Terlibat

Peristiwa dipastikan akan menambah kebencian Iran terhadap Israel yang telah ada sejak lama.

Iran dan Israel adalah musuh lama dan saat ini terlibat perselisihan mengenai program nuklir Iran.

Israel menuduh Iran mendukung serangan militan terhadap Israel, sementara Iran mengatakan Israel telah melakukan sejumlah pembunuhan terhadap pejabat dan ilmuwan Iran.

Situasi menjadi semakin buruk karena Israel tidak membenarkan atau menyangkal tindakan tersebut.

Baca Juga: Iran Menyerang Target di Irak, Diduga Markas Mossad

Pada 15 Januari lalu Iran mengumumkan telah melancarkan serangan ke sebuah target di Irak yang mereka klaim sebagai markas mata-mata dan kelompok teroris anti-Iran.

Sebuah pernyataan dari Garda Revolusi Iran di media pemerintah mengatakan bahwa mereka telah melancarkan operasi anti-teroris di Irak, termasuk sasaran ISIS di Suriah.

Pernyataan lain menyatakan bahwa serangan tersebut telah menghantam markas besar Mossad, badan intelijen Israel, di wilayah Kurdi di Irak.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×