kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.077   -3,00   -0,02%
  • IDX 5.441   52,72   0,98%
  • KOMPAS100 705   8,05   1,16%
  • LQ45 549   4,21   0,77%
  • ISSI 186   3,01   1,64%
  • IDX30 306   1,07   0,35%
  • IDXHIDIV20 403   3,26   0,81%
  • IDX80 81   0,78   0,97%
  • IDXV30 112   1,76   1,59%
  • IDXQ30 102   0,46   0,45%

Serangan Ukraina Picu Pemadaman Listrik di Wilayah Zaporizhzhia yang Dikuasai Rusia


Sabtu, 04 April 2026 / 04:58 WIB
Serangan Ukraina Picu Pemadaman Listrik di Wilayah Zaporizhzhia yang Dikuasai Rusia
ILUSTRASI. Serangan Ukraina rusak parah kota Belgorod di Rusia, pasokan listrik belum pulih (REUTERS/Stringer )


Sumber: Reuters | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID -  Serangan militer Ukraina memutus aliran listrik pada hari Jumat (3/4) ke bagian wilayah Zaporizhzhia yang dikuasai Rusia dan tim darurat sedang berupaya memulihkannya, kata seorang pejabat yang ditunjuk oleh otoritas Rusia.

"Terjadi pemadaman listrik di beberapa daerah di bagian selatan wilayah Zaporizhzhia. Pekerjaan perbaikan sedang berlangsung untuk memulihkannya," kata Yevgeny Belitsky, gubernur yang ditunjuk Rusia untuk wilayah yang dikuasai Rusia di kawasan tersebut, melalui Telegram. 

Baca Juga: Mengekor Indonesia, Malaysia Terapkan WFH untuk ASN Mulai 15 April 2026

"Penyebab pemadaman listrik adalah serangan musuh terhadap infrastruktur energi di wilayah tersebut." tambahnya. 

Media Ukraina memposting klip video yang mereka sebut sebagai serangan terhadap gardu listrik di kota Melitopol, menunjukkan bola api besar yang membubung di atas kawasan industri.

Zaporizhzhia adalah salah satu dari empat wilayah Ukraina yang dianeksasi Moskow pada tahun 2022, tujuh bulan setelah invasi skala penuh ke negara tetangganya yang lebih kecil.

Pasukan Rusia menguasai sedikit lebih dari 70% dari dua wilayah selatan, Zaporizhzhia dan Kherson. Namun, pejabat Ukraina mengatakan pasukan Kyiv telah merebut kembali beberapa wilayah di kawasan tersebut dalam beberapa minggu terakhir.

Baca Juga: Trump Mengguyur Militer AS Hingga US$ 1,5 Triliun, Terbesar Sejak Perang Dunia II




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×