kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Serangan Ukraina Picu Pemadaman Listrik di Wilayah Zaporizhzhia yang Dikuasai Rusia


Sabtu, 04 April 2026 / 04:58 WIB
Serangan Ukraina Picu Pemadaman Listrik di Wilayah Zaporizhzhia yang Dikuasai Rusia
ILUSTRASI. Serangan Ukraina rusak parah kota Belgorod di Rusia, pasokan listrik belum pulih (REUTERS/Stringer )


Sumber: Reuters | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID -  Serangan militer Ukraina memutus aliran listrik pada hari Jumat (3/4) ke bagian wilayah Zaporizhzhia yang dikuasai Rusia dan tim darurat sedang berupaya memulihkannya, kata seorang pejabat yang ditunjuk oleh otoritas Rusia.

"Terjadi pemadaman listrik di beberapa daerah di bagian selatan wilayah Zaporizhzhia. Pekerjaan perbaikan sedang berlangsung untuk memulihkannya," kata Yevgeny Belitsky, gubernur yang ditunjuk Rusia untuk wilayah yang dikuasai Rusia di kawasan tersebut, melalui Telegram. 

Baca Juga: Mengekor Indonesia, Malaysia Terapkan WFH untuk ASN Mulai 15 April 2026

"Penyebab pemadaman listrik adalah serangan musuh terhadap infrastruktur energi di wilayah tersebut." tambahnya. 

Media Ukraina memposting klip video yang mereka sebut sebagai serangan terhadap gardu listrik di kota Melitopol, menunjukkan bola api besar yang membubung di atas kawasan industri.

Zaporizhzhia adalah salah satu dari empat wilayah Ukraina yang dianeksasi Moskow pada tahun 2022, tujuh bulan setelah invasi skala penuh ke negara tetangganya yang lebih kecil.

Pasukan Rusia menguasai sedikit lebih dari 70% dari dua wilayah selatan, Zaporizhzhia dan Kherson. Namun, pejabat Ukraina mengatakan pasukan Kyiv telah merebut kembali beberapa wilayah di kawasan tersebut dalam beberapa minggu terakhir.

Baca Juga: Trump Mengguyur Militer AS Hingga US$ 1,5 Triliun, Terbesar Sejak Perang Dunia II




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×