Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
Dalam konferensi pers, Trump dan Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth memuji keberhasilan misi akhir pekan untuk mengevakuasi seorang penerbang AS dari Iran setelah pesawatnya ditembak jatuh pada Jumat.
Hegseth, yang menjadi sorotan karena kerap mencampurkan keyakinan agama Kristen evangelisnya dengan operasi militer, menggambarkan misi penyelamatan tersebut dengan istilah yang sangat religius, membandingkannya dengan kebangkitan Yesus Kristus.
Misi penyelamatan itu terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap dampak perang yang hampir memasuki enam pekan terhadap perekonomian global, termasuk lonjakan tajam harga bahan bakar.
Konflik ini juga menekan tingkat persetujuan publik terhadap Trump dan meningkatkan kecemasan Partai Republik menjelang pemilu sela (midterm) November.
Serangan udara lanjutan dilaporkan terjadi di berbagai wilayah pada Senin. Hegseth mengatakan Senin akan menjadi hari dengan serangan terbanyak sejak perang dimulai, dan Selasa akan lebih banyak lagi.
Media pemerintah Iran melaporkan kepala intelijen Garda Revolusi, Majid Khademi, telah tewas. Israel mengklaim bertanggung jawab atas kematiannya.
Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengancam akan menghancurkan infrastruktur Iran dan memburu para pemimpinnya “satu per satu.”
Militer Israel juga menyatakan telah menargetkan angkatan udara Iran melalui serangkaian serangan terhadap bandara Bahram, Mehrabad, dan Azmayesh.
Iran mengatakan dua kompleks petrokimianya telah diserang.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan serangan terhadap fasilitas petrokimia di Iran selatan merupakan bagian dari upaya membongkar “mesin uang” Garda Revolusi Iran.
Melawan Balik
Serangan Iran terhadap kapal yang terkait Israel serta serangan akhir pekan terhadap fasilitas petrokimia di Kuwait, Bahrain, dan Uni Emirat Arab menunjukkan kemampuan Iran untuk membalas, meski Trump berulang kali mengklaim telah melumpuhkan kemampuan rudal dan drone Iran.
Israel mengalami hari berat pada Senin, dengan suara sirene dan ledakan pencegatan rudal terdengar di seluruh negeri sepanjang hari akibat rentetan roket.
Tonton: Harga Minyak Naik, Defisit Transaksi Berjalan Berpotensi Melebar, Rupiah Tertekan
Ribuan orang telah tewas di seluruh Timur Tengah dalam perang Iran ini, termasuk 3.546 orang di Iran, menurut kelompok HAM berbasis di AS, HRANA, serta hampir 1.500 orang di Lebanon.
Israel telah menginvasi Lebanon selatan dan menyerang Beirut dalam pertempuran melawan kelompok militan Hizbullah yang didukung Iran, yang menjadi limpahan konflik paling brutal dari perang ini.
Sebanyak 13 personel militer AS juga dilaporkan tewas.













