kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Israel bangun permukiman baru di Yerusalem Timur, Arab Saudi mengecam keras


Selasa, 17 November 2020 / 23:30 WIB


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - BEIRUT. Arab Saudi menyuarakan "keprihatinan yang mendalam" atas keputusan Israel mengundang kontraktor untuk membangun 1.257 permukiman baru di dekat Yerusalem Timur.

Dalam pernyataan Selasa (17/11) yang dikutip Reuters, Kementerian Luar Negeri Arab Saudi menegaskan kecaman dan penolakan Kerajaan atas langkah Israel tersebut, yang melanggar resolusi internasional.

Israel bergerak maju pada Minggu (15/11) dengan rencana pembangunan permukiman baru di dekat Yerusalem Timur. 

Para kritikus menyebut langkah Israel itu bertujuan untuk menopang proyek tersebut sebelum Presiden terpilih Amerika Serikat Joe Biden menjabat.

Baca Juga: Teheran: Setiap serangan AS atas Iran akan hadapi respons menghancurkan

Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Sudan awal tahun ini menandatangani perjanjian untuk menormalisasi hubungan dengan Israel dalam penyelarasan strategis negara-negara Timur Tengah melawan Iran.

Arab Saudi diam-diam telah menyetujui kesepakatan UEA dan Bahrain, meskipun telah berhenti mendukungnya, dan telah mengisyaratkan bahwa pihaknya tidak siap untuk mengambil tindakan sendiri.

Selanjutnya: Hubungan Iran dan Arab Saudi memanas pasca pidato raja Salman




TERBARU

[X]
×