kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.798.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.819   62,00   0,35%
  • IDX 6.130   -76,16   -1,23%
  • KOMPAS100 809   -11,59   -1,41%
  • LQ45 620   -10,81   -1,71%
  • ISSI 215   -2,62   -1,20%
  • IDX30 354   -6,31   -1,75%
  • IDXHIDIV20 438   -8,62   -1,93%
  • IDX80 93   -1,35   -1,42%
  • IDXV30 121   -2,44   -1,98%
  • IDXQ30 115   -2,13   -1,83%

Israel bangun permukiman baru di Yerusalem Timur, Arab Saudi mengecam keras


Selasa, 17 November 2020 / 23:30 WIB


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - BEIRUT. Arab Saudi menyuarakan "keprihatinan yang mendalam" atas keputusan Israel mengundang kontraktor untuk membangun 1.257 permukiman baru di dekat Yerusalem Timur.

Dalam pernyataan Selasa (17/11) yang dikutip Reuters, Kementerian Luar Negeri Arab Saudi menegaskan kecaman dan penolakan Kerajaan atas langkah Israel tersebut, yang melanggar resolusi internasional.

Israel bergerak maju pada Minggu (15/11) dengan rencana pembangunan permukiman baru di dekat Yerusalem Timur. 

Para kritikus menyebut langkah Israel itu bertujuan untuk menopang proyek tersebut sebelum Presiden terpilih Amerika Serikat Joe Biden menjabat.

Baca Juga: Teheran: Setiap serangan AS atas Iran akan hadapi respons menghancurkan

Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Sudan awal tahun ini menandatangani perjanjian untuk menormalisasi hubungan dengan Israel dalam penyelarasan strategis negara-negara Timur Tengah melawan Iran.

Arab Saudi diam-diam telah menyetujui kesepakatan UEA dan Bahrain, meskipun telah berhenti mendukungnya, dan telah mengisyaratkan bahwa pihaknya tidak siap untuk mengambil tindakan sendiri.

Selanjutnya: Hubungan Iran dan Arab Saudi memanas pasca pidato raja Salman




TERBARU

[X]
×