kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.614.000   8.000   0,31%
  • USD/IDR 17.940   -67,00   -0,37%
  • IDX 6.176   67,33   1,10%
  • KOMPAS100 814   12,72   1,59%
  • LQ45 622   13,33   2,19%
  • ISSI 212   0,39   0,18%
  • IDX30 351   8,04   2,34%
  • IDXHIDIV20 438   9,47   2,21%
  • IDX80 93   1,54   1,68%
  • IDXV30 117   0,44   0,38%
  • IDXQ30 113   2,94   2,65%

Italia cabut beberapa pembatasan virus corona akhir April, asalkan...


Kamis, 09 April 2020 / 15:06 WIB
ILUSTRASI. Pelanggan mengantre di pasar ikan Rialto, karena pembatasan baru untuk pasar terbuka diterapkan di wilayah Veneto guna mencegah penyebaran penyakit virus corona (COVID-19), di Venice, Italia, 4 April 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Meski begitu, kenaikan harian kasus baru virus corona masih dalam tren rendah sejak 17 Maret. Sebelum 17 Maret, kenaikan harian kasus baru berada di kisaran 4.050 hingga 6.557.

Melansir Reuters, Badan Perlindungan Sipil Italia mengatakan, total korban tewas sejak wabah virus corona bergulir mulai 21 Februari lalu naik menjadi 17.669 orang, tertinggi di dunia.

Sementara jumlah kasus virus corona yang terkonfirmasi bertambah menjadi 139.422 kasus, penghitungan global tertinggi ketiga di belakang Amerika Serikat dan Spanyol.

Baca Juga: Tembus 14.600 orang, kematian akibat corona di AS tertinggi kedua di dunia

Badan Perlindungan Sipi mencatat, 3.693 orang dalam perawatan intensif pada Rabu, lebih rendah dari 3.792 orang sehari sebelumnya, penurunan harian kelima berturut-turut.

Ini menjadi harapan yang berkembang di Italia, bahwa serangan virus corona mulai mengendur berkat strategi penguncian nasional yang berlaku mulai 9 Maret lalu.

Sedangkan dari mereka yang awalnya terinfeksi virus corona, sebanyak 26.491 orang sudah pulih sepenuhnya pada Rabu (8/4), bertambah dari 24.392 sehari sebelumnya.




TERBARU

[X]
×