kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Januari, indeks manufaktur China masih kontraksi


Senin, 01 Februari 2016 / 11:17 WIB


Sumber: CNBC | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

BEIJING. Indeks manufaktur China bulan Januari yang secara resmi dirilis pemerintah mengalami kontraksi hingga berada di level terendah dalam tiga tahun terakhir.

Asal tahu saja, indeks manufacturing purchasing manager's index (PMI) bulan Januari berada di level 49,4. Angka ini lebih rendah dari konsensus analis yang disurvei Reuters dengan estimasi 49,6. Selain itu, angka PMI Januari juga lebih rendah dari pencapaian Desember yang berada di level 49,7.

Jika dilihat, PMI bulan lalu merupakan hasil terendah sejak 2012 lalu dan menandai kontraksi yang sudah berlangsung selama enam bulan berturut-turut.

Meski demikian, data PMI resmi pemerintah ini lebih baik dari data PMI permulaan yang dikeluarkan Caixin and Markit. Berdasarkan survei Caixin, indeks PMI Januari berada di level 48,4, lebih tinggi dari pencapaian Desember yang berada di level 48,2.

Mengingatkan saja, angka PMI di bawah 50 menandakan terjadinya kontraksi. Sebaliknya, angka PMI di atas 50 berarti ekspansi.

"Indeks manufaktur China memberikan sinyal penurunan yang moderat sejak awal 2016, di mana tingkat produksi dan tenaga kerja mengalami penurunan yang lebih cepat ketimbang Desember. Selain itu, jumlah total bisnis baru mengalami penurunan ke level terlemah dalam tujuh bulan terakhir," jelas Markit.

Di sisi lain, tidak semua data China mengecewakan. Survei berbeda menunjukkan, pertumbuhan sektor jasa China bertahan di atas level 50. Indeks non-manufaktur  China pada Januari berada di level 53,5 versus 54,4 pada Desember.




TERBARU

[X]
×