CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.544   15,00   0,09%
  • IDX 6.702   24,12   0,36%
  • KOMPAS100 882   4,93   0,56%
  • LQ45 668   3,51   0,53%
  • ISSI 234   0,64   0,27%
  • IDX30 371   1,43   0,39%
  • IDXHIDIV20 459   2,10   0,46%
  • IDX80 100   0,59   0,59%
  • IDXV30 128   0,75   0,59%
  • IDXQ30 119   0,49   0,41%

Jaringan pipa ada yang meledakkan, ekspor gas Iran ke Turki terhenti


Selasa, 31 Maret 2020 / 16:35 WIB
ILUSTRASI. Suar gas pada platform produksi minyak di ladang minyak Soroush terlihat di samping bendera Iran di Teluk Persia, Iran, 25 Juli 2005.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - DUBAI. Iran menyatakan, ekspor gas alam mereka ke Turki terhenti setelah serangan terhadap sebuah pipa saluran yang terletak di negara tetangganya itu.

"Pagi ini, teroris menyerang pipa gas alam di Turki, dekat perbatasan Bazargan Iran dengan Turki. Aliran gas telah terhenti," kata Mehdi Jamshidi-Dana, Direktur National Iranian Gas Co.

"Pipa itu telah meledak beberapa kali di masa lalu. Kemungkinan kelompok PKK yang meledakkan," sebutnya kepada kantor berita Iran, IRNA, merujuk pada Partai Pekerja Kurdistan yang dilarang.

Baca Juga: Hampir 300 orang tewas di Iran karena minum metanol yang dikira obati covid-19

Pipa yang membawa sekitar 10 miliar meter kubik gas Iran ke Turki setiap tahun sering diserang oleh militan Kurdi sepanjang 1990-an  hingga 2013, ketika gencatan senjata berlangsung.

Jamshidi mengatakan, karena wabah virus corona baru, "penjaga perbatasan Turki pergi, tetapi kami telah memberi tahu mereka tentang ledakan itu dan sedang menunggu tanggapan mereka".

"Biasanya, butuh tiga hingga empat hari untuk memperbaiki dan melanjutkan ekspor gas," imbuh dia, Selasa (31/3), kepada IRNA seperti dikutip Reuters.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×