kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.606.000   -27.000   -1,03%
  • USD/IDR 17.940   -67,00   -0,37%
  • IDX 6.176   67,33   1,10%
  • KOMPAS100 814   12,72   1,59%
  • LQ45 622   13,33   2,19%
  • ISSI 212   0,39   0,18%
  • IDX30 351   8,04   2,34%
  • IDXHIDIV20 438   9,47   2,21%
  • IDX80 93   1,54   1,68%
  • IDXV30 117   0,44   0,38%
  • IDXQ30 113   2,94   2,65%

Jeff Bezos Kecam Presiden AS Jeo Biden Terkait Seruan Harga Bensin


Senin, 04 Juli 2022 / 16:41 WIB
ILUSTRASI. Jeff Bezos Kecam Presiden AS Jeo Biden Terkait Seruan Harga Bensin


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  NEW YORK. Pendiri Amazon.com Inc, Jeff Bezos, mengkritik Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden karena menyerukan perusahaan yang mengelola penjualan bensin untuk menurunkan harga.

Sebelumnya dalam sebuah tweet pada hari Sabtu, Biden mengatakan, kini waktunya perang dan bahaya global, dan Biden menuntut perusahaan menurunkan harga bensin, yang telah melonjak menjadi sekitar US$ 5 per galon di banyak bagian negara.

"Turunkan harga yang Anda kenakan di pompa untuk mencerminkan biaya yang Anda bayar untuk produk. Dan lakukan sekarang," kata Biden.

Bezos membalas tweet Biden dengan mengatakan di Twitter: "Aduh. Inflasi adalah masalah yang terlalu penting bagi Gedung Putih untuk terus membuat pernyataan seperti ini. Entah itu salah arah atau kesalahpahaman mendalam tentang dinamika pasar dasar."

Baca Juga: Robert Kiyosaki Sebut Inflasi yang Tinggi Bakal Musnahkan 50% Populasi AS

Pada hari Minggu, sekretaris pers Gedung Putih Karine Jean-Pierre menolak kritik dari Bezos, dengan alasan bahwa harga minyak telah turun sekitar US$ 15 per barel pada bulan lalu sementara harga di pompa belum turun.

"Tapi saya kira tidak mengherankan jika Anda berpikir bahwa perusahaan minyak dan gas yang menggunakan kekuatan pasar untuk meraup rekor keuntungan dengan mengorbankan rakyat Amerika adalah cara ekonomi kita seharusnya bekerja," tulisnya di Twitter.

Bezos telah bersitegang dengan pemerintahan Biden di masa lalu. Pada bulan Mei, dia menuduh Biden menyesatkan publik dan menyalahkan pemerintahannya atas lonjakan inflasi.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×